Polisi Ringkus 2 Pemerkosa Gadis 14 Tahun di Konawe


Konawe – Remaja perempuan berusia 14 tahun di Kecamatan Asinua, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi korban pemerkosaan.
Dua orang pria berinisial AG dan MI yang merupakan pelaku pun tak berkutik saat diringkus aparat kepolisian lantaran nekat memperkosa korban.
Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur ini terbongkar setelah pihak keluarga, tepatnya ayah korban, mendatangi Polsek Abuki untuk membuat laporan resmi pada Senin (8/6/2026).
Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP La Ode Muh. Jefri Hamzah, membeberkan bahwa malapetaka tersebut bermula saat korban baru saja mengikuti kegiatan perkemahan bersama rekan-rekannya di wilayah Kecamatan Asinua, Minggu (7/6/2026) malam.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kronologi kejadian bermula saat korban dalam perjalanan seorang diri untuk kembali ke rumah usai berkemah di puncak bersama beberapa temannya.
Di tengah jalan, kedua pelaku melancarkan aksinya dan merenggut paksa kesucian korban. Usai melampiaskan nafsu bejatnya, AG dan MI dengan tega meninggalkan korban dalam kondisi lemas seorang diri di lokasi yang sepi dan gelap.
Dengan sisa-sisa tenaga, korban memberanikan diri untuk bangkit, melanjutkan perjalanan pulang, dan menceritakan mimpi buruk yang dialaminya kepada orang tua.
Mendengar pengakuan sang anak, pihak keluarga yang meradang langsung menyerahkan kasus ini ke jalur hukum.
Laporan tersebut langsung direspons cepat oleh Tim Satreskrim Polres Konawe dengan melakukan penyelidikan dan memburu keberadaan pelaku.
Tidak butuh waktu lama bagi korps Bhayangkara untuk mengendus keberadaan dua pelaku. AG dan MI berhasil disergap dan langsung digelandang ke Mapolres Konawe untuk menjalani proses hukum.
"Iya, sudah ditangkap," ujar AKP Jefri saat dikonfirmasi, Rabu (10/6/2026).
Saat ini, penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Konawe masih terus mendalami kasus ini. Polisi fokus mengumpulkan alat bukti tambahan dan memeriksa saksi-saksi untuk merampungkan berkas perkara agar kedua pelaku bisa segera diadili dan mendapat ganjaran setimpal atas perbuatan kejinya.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaRespons Gejolak Ekonomi, Pemkot Kendari Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Baca Juga
4,7 Kilogram Sabu Masuk Kendari dari Medan, Dua Orang Ditangkap
Kendari – Polresta Kendari mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 4,7 kilogram yang diduga berasal dari jaringan Medan, Sumatera Utara. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua tersangka…
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut…
Lapor Sejak 2024, Kasus Pembakaran Sarang Walet Rp200 Juta di Kendari Tak Kunjung Jelas
Kendari – Penanganan laporan dugaan pembakaran sarang burung walet milik Tasmin di Kota Kendari dipertanyakan. Hampir dua tahun sejak dilaporkan ke Polsek Poasia, perkara yang ditaksir menyebabkan kerugian…
Polisi Tangkap Pria di Kendari, Sembunyikan Hampir 1 Kg Sabu dalam Tas Hello Kitty
Kendari – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Seorang pria berinisial TS (32) ditangkap dengan barang bukti 20 paket…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…
108 Gram Sabu Disita Polres Kolaka, Sejumlah Tersangka Ternyata Residivis
Kolaka – Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyita 108 gram narkotika jenis sabu dari pengungkapan enam perkara tindak pidana narkotika pada Oktober 2026. Dalam kasus tersebut, sejumlah tersangka yang…







