Polisi Tangkap Pelaku Bertopeng Penikam Aipda Fajar Iwu di Buton, 8 Saksi Diperiksa


Kendari - Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) telah mengamankan dua pelaku terkait insiden penikaman yang menewaskan Aipda Fajar Iwu saat bertugas mengamankan konflik antar pemuda di Kecamatan Siontapina, Kabupaten Buton. Salah satu pelaku diketahui mengenakan topeng saat melakukan penyerangan.
Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Iis Kristian, menjelaskan bahwa peristiwa tragis itu terjadi pada Senin dini hari (14/4) saat berlangsungnya acara joged yang berujung bentrok antara pemuda dari Desa Ambuau Togo dan Desa Karya Jaya. Keributan tersebut menyebabkan seorang pemuda dari Desa Ambuau Togo menjadi korban pemukulan.
“Sebagai respons, kelompok pemuda dari desa korban mencari terduga pelaku yang diyakini berasal dari Desa Karya Jaya,” ujar Iis dalam keterangannya, Rabu (16/4).
Untuk mencegah bentrok lanjutan, personel gabungan dari Polsek Ambuau Indah dan Polsek Sampuabalo diterjunkan ke lapangan. Aipda Fajar Iwu yang tergabung dalam tim pengamanan kemudian menyambangi kediaman terduga pelaku.
Namun, setibanya di lokasi, Aipda Fajar diserang secara tiba-tiba oleh seorang pemuda bertopeng yang membawa senjata tajam. “Aipda Fajar mengalami luka tusuk di bagian dada kanan. Ia sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat lalu dirujuk ke RS Laburunci, namun nyawanya tidak tertolong,” tambahnya.
Polisi memastikan bahwa dua pelaku kini telah diamankan. Pelaku pemicu awal bentrok berinisial R, sementara pelaku penikaman bertopeng berinisial F sedang menjalani pemeriksaan intensif. Selain itu, delapan orang saksi juga telah diperiksa, terdiri dari enam anggota Polri dan dua warga sipil.
“Proses hukum akan dilakukan secara tegas dan transparan. Kami mengimbau warga kedua desa untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat,” tegas Kombes Iis.
Jenazah Aipda Fajar Iwu telah dimakamkan secara kedinasan di Pasarwajo sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdiannya selama bertugas.
Editor: Denyi Risman
Berita Berikutnya15 Lomba Siap Meriahkan HUT Kendari, Sudirman: Bisa Bertambah!
Baca Juga
4,7 Kilogram Sabu Masuk Kendari dari Medan, Dua Orang Ditangkap
Kendari – Polresta Kendari mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 4,7 kilogram yang diduga berasal dari jaringan Medan, Sumatera Utara. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua tersangka…
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut…
Lapor Sejak 2024, Kasus Pembakaran Sarang Walet Rp200 Juta di Kendari Tak Kunjung Jelas
Kendari – Penanganan laporan dugaan pembakaran sarang burung walet milik Tasmin di Kota Kendari dipertanyakan. Hampir dua tahun sejak dilaporkan ke Polsek Poasia, perkara yang ditaksir menyebabkan kerugian…
Polisi Tangkap Pria di Kendari, Sembunyikan Hampir 1 Kg Sabu dalam Tas Hello Kitty
Kendari – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Seorang pria berinisial TS (32) ditangkap dengan barang bukti 20 paket…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…
108 Gram Sabu Disita Polres Kolaka, Sejumlah Tersangka Ternyata Residivis
Kolaka – Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyita 108 gram narkotika jenis sabu dari pengungkapan enam perkara tindak pidana narkotika pada Oktober 2026. Dalam kasus tersebut, sejumlah tersangka yang…







