PT HBBM Bakal Praperadilankan Polres Konsel Terkait Penyitaan Alat Berat


PT Harum Bumi Mandiri Mining (PT HBMM) bakal mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri Andoolo terkait penyitaan alat berat yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Konawe Selatan.
Hal itu diungkapkan Kuasa Hukum PT HBMM, Rizal, kepada media ini, Rabu ( 29/12) malam.
Rizal mengaku, langkah hukum tersebut ditempuh karena menilai ada kejanggalan dalam proses penyitaan tiga alat berat berupa eksavator itu.
Pihaknya juga mengaku sudah menyiapkan semua bukti untuk maju di persidangan nanti.
Menurut Rizal, penyitaan itu bermula saat tiga alat berat PT HBMM disewa oleh PT Garda Pakarang Nusantara (PT GPN).
Lalu pada pertengahan bulan ini tiga alat berat yang disewa itu disita oleh pihak Satreskrim Polres Konsel dengan alasan adanya laporan dari PT Ifishdeco terkait penyerobotan lahan.
Namun, kata Rizal, sampai saat ini pihaknya belum menerima surat penyitaan alat berat dari Polres Konsel.
"Peenyitaan barang bukti juga belum dipastikan yang mana dimaksud cronologis pidana barang, orang atau alat yang melakukan tindakan perbuatan pidana atas laporan PT Ifishdeco," ungkap Rizal.
Saat dilakukan penyitaan juga, lanjut Rizal, posisi alat berat berada di lokasi PT Baula Petra Buana.
Bahkan, kata dia, ketika penyitaan dilakukan, pihak kepolisian tidak melakukan klarifikasi terlebih dahulu kepada operator alat berat yang disita.
"Jadi sampe sekarang ini operator alat berat belum dimintai keterangan atau diklarifikasi. Pihak kami juga belum ada yang dimintai klarifikasi," ungkap Rizal.
Rizal bilang, pihak kepolisian harus secara jelas dan dasar yang kuat jika melakukan proses penyitaan.
Rizal mengaku pihaknya telah berulang kali melayangkan permohonan untuk pengambilan alat berat tersebut namun tidak diindahkan oleh Polres Konsel.
Karena alat beratnya disita tanpa alasan yang jelas itu pula, kata Rizal, pihak perushaan mengali kerugian ratusan juta. Bahkan sejumlah pekerjanya juga terpaksa menganggur.
Dikutip dari Hallo.id, Kasat Reskrim Polres Konsel, IPTU Henryanto Tandirerung saat dikonfirmasi tak menjelaskan secara detail terkait penyitaan itu.
Dia hanya bilang pihaknya melakukan penyitaan lantaran adanya aktivitas ilegal mining atau penambangan ilegal.
"Terkait ilegal mining, untuk terkait tindakan penyidikan kami harus lewat pimpinan, nanti rencana kami press realese," singkat Henryanto.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaReses Tahap III, Agung Darma Serap Aspirasi Warga Muna Barat
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







