PT IPIP Abaikan Undangan Bahas Kematian Karyawan, Ketua Komisi IV DPRD Sultra Geram


Kendari - Ketua Komisi IV DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Muhammad Saenuddin, menyatakan kekecewaannya secara terbuka atas ketidakhadiran PT. Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Gedung DPRD Sultra pada Rabu (7/5).
RDP tersebut menghadirkan Serikat Mahasiswa Sulawesi Tenggara, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Provinsi Sultra, serta Dinas Nakertrans Kabupaten Kolaka, untuk membahas kecelakaan kerja yang menewaskan seorang operator alat berat di area kerja PT IPIP. Namun, pihak perusahaan tak hadir tanpa penjelasan resmi.
“Ini sudah kita undang untuk menjelaskan PT IPIP tidak hadir, kita akan lakukan panggilan kembali untuk membahas soal kecelakaan kerja yang terjadi di wilayah perusahaan PT IPIP,” kesalnya.
Saenuddin menegaskan, persoalan ini tidak hanya soal kehadiran perusahaan dalam forum resmi, tetapi menyangkut nyawa pekerja dan hak-hak kemanusiaan yang harus dipenuhi.
Ia menyoroti pentingnya pemberian santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan memastikan bahwa hal tersebut berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Komisi IV, lanjutnya, bakal mengambil langkah tegas jika PT IPIP kembali mangkir pada undangan RDP berikutnya. Bahkan, ia menyatakan akan mendorong pembentukan panitia khusus (pansus) DPRD.
“Sebagai Legislator Asal Dapil Kolaka, saya akan mendorong hak Konstitusi Dewan untuk pembentukan pansus terkait K3 kecelakaan kerja yang terjadi berulang 2x dalam sepekan bulan April lalu di PT IPIP jika pada undangan RDP berikutnya masih belum hadir di depan DPRD menjelaskan hal yang menyita perhatian publik ini,” ungkapnya.
Dalam RDP awal ini, terungkap pula bahwa proses penyidikan dan penyelidikan kecelakaan kerja masih berjalan oleh Bidang Pembinaan dan Pengawasan Nakertrans sesuai mekanisme yang berlaku.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaLaporan Belum Masuk, Disnakertrans Sultra Beda Suara Soal Kecelakaan di PT OSS
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







