PT OSS Diultimatum Terkait Lahan Sengketa, Eksekusi Dilanjutkan Jika Mediasi Gagal


Kendari - Kuasa hukum penggugat Ainun Indarsih Cs, Andri Darmawan, mengultimatum PT Obsidian Stainless Steel (OSS) agar segera mengambil sikap dalam proses mediasi sengketa lahan yang difasilitasi Pengadilan Negeri (PN) Unaaha.
Ultimatum tersebut disampaikan sebagai bentuk desakan kepada perusahaan, mengingat lahan yang telah dimenangkan Ainun Indarsih Cs hingga tingkat banding dan kasasi di Mahkamah Agung (MA) hingga kini masih dikuasai oleh PT OSS.
Pihak penggugat memberikan tenggat waktu tiga hari kepada perusahaan pemurnian bijih nikel tersebut untuk melakukan perundingan sebelum langkah hukum lanjutan ditempuh.
Andri menegaskan, apabila dalam waktu yang ditentukan tidak ada itikad baik maupun kesepakatan yang dicapai dalam proses mediasi, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan PN Unaaha untuk melanjutkan eksekusi pengosongan lahan.
“Kami memberikan waktu tiga hari bagi PT OSS untuk berunding. Jika mediasi tidak membuahkan hasil, kami akan melanjutkan proses eksekusi pengosongan lahan,” kata Andri, Kamis (29/1).
Ia memastikan kliennya telah siap secara finansial maupun operasional untuk mendukung seluruh tahapan eksekusi yang akan dilakukan pengadilan.
"Kami siap menanggung seluruh biaya pelaksanaan eksekusi yang dibutuhkan. Ini merupakan bentuk komitmen klien dalam mempertahankan hak atas lahannya,” tegasnya.
Sebagai informasi, lahan seluas 200 x 200 meter persegi yang terletak di Desa Porara, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, saat ini telah berdiri bangunan gudang serta fasilitas conveyor atau alat pemindahan material batu bara milik PT OSS.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaPihak Travel Buka Suara soal Tambahan Biaya Rp 5 Juta untuk Jamaah Umrah Sultra
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







