PUPR Mubar Rampungkan Pra Desain Jaringan Irigasi Catak Sawah Baru di Kampani


Pengembangan Daerah Irigasi Kampani di Desa Kampani, Kecamatan Wadaga yang telah dicanangkan Pj Bupati Muna Barat (Mubar) Dr Bahri sebagai salah satu lokasi prioritas penyiapan lumbung padi di Mubar semakin menunjukan langkah maju.
Setelah Dinas Pertanian mengusulkan cetak sawah pada areal daerah irigasi di Kementerian Pertanian, Dinas PUPR Mubar menyatakan kesiapannya dalam mendukung desain teknis pengembangan daerah irigasi Kampani sehingga dapat difungsikan ke depannya.
Sekretaris PUPR Mubar Surachman menyampaikan, pra desain pembangunan atau peningkatan jaringan irigasi Kampani sudah diselesaikan Tim Sumber Daya Air dan berdasarkan estimasi yang telah dilakukan dibutuhkan kurang lebih Rp 5 miliar untuk membangun jaringan primer sepanjang kurang lebih 1.100 meter.
“Jaringan primer ini diproyeksikan akan melayani areal sawah yang akan dicetak. Berdasarakan hitungan tim kami dengan debit air yang tersedia, luas sawah yang dapat dilayani di Kampani sekitar 350 hektare. Namun jika Bendungan Kampani dapat dioptimalkan dengan mengarahkan potensi air pada wilayah itu maka luas layanan Bendungan Kampani dapat semakin luas,” ujar Surachman kepada Sultranesia saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (4/7).
Pra desain teknisnya dikatakan mantan Kepala Bidang Sumber Daya Air ini, sudah diserahkan pada Kadis PUPR, tinggal menunggu keputusan penganggarannya. Prinsipnya Dinas PUPR siap menindaklanjuti setiap kebijakan Pj Bupati Mubar.
Berkaitan dengan potensi irigasi, Surachman bilang bahwa saat ini berdasarkan pendataan yang telah dilakukan lahan fungsional sawah kita mencapai kurang lebih 800 hektare.
“Jika Mubar akan dikembangkan sebagai lumbung padi dalam rangka mendukung kawasan food estate maka optimalisasi daerah irigasi yang ada saat ini perlu dilakukan,” tandas Surachman.
Laporan: Denyi Risman
Berita BerikutnyaHUT Buton ke-63, Pj Bupati Mubar: Progres Pembangunannya Bisa Jadi Contoh
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







