Rapor Murid SD di Baubau Diduga Disita Istri Polisi untuk Jaminan Utang, Keluarga Lapor ke Polres


Baubau - Seorang murid kelas 4 SD Negeri 3 Baubau, Sulawesi Tenggara, berinisial LK (9), diduga tidak menerima rapornya saat pembagian hasil belajar karena dokumen tersebut disebut telah diambil seorang ibu Bhayangkari berinisial SS. Rapor itu diduga dijadikan jaminan atas utang orang tua korban sebesar Rp 2 juta.
Peristiwa ini mencuat setelah LK hanya menerima map kosong saat pembagian rapor pada Sabtu (20/6), sementara teman-teman sekelasnya menerima rapor masing-masing.
Tante korban, Wa Ode Amalia Ahza (39), mengungkapkan bahwa rapor keponakannya telah diambil sejak tahun 2025 lalu. Menurutnya, SS mengakui mengambil rapor tersebut atas inisiatif sendiri sebagai jaminan utang ibu LK.
"Saya sudah konfirmasi sama ibu Bhayangkari itu, katanya inisiatif dia sendiri mengambil rapor dengan alasan utang piutang Rp2 juta untuk dijadikan jaminan. Yang berutang adalah ibu keponakan saya," kata Amalia, Kamis (25/6) dilansir Detikcom.
Amalia menyebut, rapor itu diambil dari sekolah dengan cara mengaku sebagai tante korban. Ia juga menyesalkan pihak sekolah yang menyerahkan dokumen tersebut tanpa melakukan konfirmasi kepada wali maupun orang tua murid.
Menurut Amalia, berbagai upaya mediasi telah dilakukan, namun belum membuahkan hasil. Ia mengaku sangat terpukul melihat keponakannya kecewa karena tidak mendapatkan rapor seperti siswa lainnya.
"Keponakan saya sampai bertanya kenapa namanya tidak dipanggil untuk mengambil rapor. Setelah dicek ke wali kelas, ternyata di dalam map tidak ada rapornya," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa persoalan utang-piutang seharusnya tidak melibatkan hak pendidikan seorang anak.
"Tolong kembalikan rapor keponakan saya. Utang piutang tidak ada hubungannya dengan anak ini. Dia mau lanjut sekolah dan ingin melihat nilainya. Kalau memang ada masalah utang, selesaikan di jalur yang semestinya," tegasnya.
Karena tidak menemukan penyelesaian, Amalia akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polres Baubau pada Senin (22/6) atas dugaan perampasan barang.
"Pihak sekolah seolah lepas tanggung jawab, padahal rapor itu hilangnya di sekolah. Sudah banyak upaya saya lakukan, tapi tidak ada titik temu, sehingga saya membuat laporan ke Polres," katanya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Baubau IPTU Rino Asnan membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan kasus itu saat ini masih dalam tahap penyelidikan oleh Satreskrim Polres Baubau.
"Laporannya terkait rapor keponakannya yang diduga diambil oleh seorang ibu Bhayangkari. Saat ini masih dilakukan penyelidikan oleh Satreskrim Polres Baubau," ujar Rino.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala SD Negeri 3 Baubau, Wa Ode Siti Arabia, belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang telah dikirimkan melalui pesan WhatsApp.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaKetua RT Terlibat Pencurian Mobil Dosen UHO di Kendari, Beraksi Bersama Tukang Bangunan
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







