Respons Lamban Tangani Kebakaran, AMPHI Sultra Tuntut Kepala Satpol PP Muna Barat Lengser


Muna Barat - Aliansi Mahasiswa Pemerhati Hukum Indonesia (AMPHI) Sulawesi Tenggara mendesak Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Muna Barat, Liber, untuk mundur dari jabatannya.
Desakan ini muncul akibat lambannya respons pemadam kebakaran dalam menangani insiden di wilayah tersebut, yang mengakibatkan kerugian besar dan korban jiwa.
Ketua AMPHI Sultra, Ibrahim, menilai keterlambatan ini menunjukkan buruknya manajemen dan kesiapan instansi terkait dalam menangani keadaan darurat.
“Keterlambatan ini bukti kurangnya kesiapan dan manajemen yang buruk. Karena itu, kami mendesak Kasat Pol PP yang membawahi bidang pemadam kebakaran untuk mundur,” tegas Ibrahim, Sabtu (8/3).
Ia mencontohkan beberapa insiden kebakaran yang menunjukkan lemahnya respons pemadam kebakaran di Muna Barat. Salah satunya terjadi pada 14 Agustus 2024 di Desa Latawe, Kecamatan Napano Kusambi, saat rumah milik Yesman, seorang nelayan, terbakar sekitar pukul 23.30 WITA.
Api yang diduga akibat korsleting listrik baru bisa dipadamkan setelah mobil pemadam tiba sekitar pukul 01.18 WITA, hampir dua jam kemudian. Akibatnya, rumah tersebut ludes terbakar dengan total kerugian Rp1,5 miliar.
Kejadian serupa terjadi pada 27 Oktober 2024 di Kelurahan Wamelai, Kecamatan Lawa. “Akibat lambannya respons, pemilik rumah, WK (75), meninggal dunia, dan kerugian mencapai Rp250 juta,” kata Ibrahim.
Kasus terbaru terjadi pada 7 Maret 2025 di Desa Wuna, Kecamatan Barangka, ketika rumah milik La Ntaano hangus terbakar. Tim pemadam baru tiba hampir dua jam setelah kebakaran, membuat tak ada yang bisa diselamatkan.
“Berulangnya insiden dengan respons lamban ini masalah serius. Ini bukan sekadar keterlambatan, tetapi soal nyawa dan keselamatan warga,” ujar Ibrahim.
AMPHI Sultra berharap desakan ini mendapat perhatian serius dari Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, dan Wakilnya, Ali Basa.
“Kami yakin bupati dan wakilnya dapat menilai siapa yang pantas memimpin dan siapa yang tidak. Jika seseorang gagal mengelola satu bidang, wajar jika diminta lengser,” tambahnya.
Menurut Ibrahim, sudah saatnya pemerintah daerah Muna Barat mengevaluasi kinerja pemadam kebakaran agar kejadian serupa tak terus berulang.
“Jika tak segera dibenahi, lebih banyak nyawa bisa melayang. Pemerintah harus bertindak tegas,” tutupnya.
Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya mengonfirmasi Kasat Pol PP Muna Barat, Liber terkait tuntutan AMPHI Sultra.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaDPMD Muna Barat Dinilai Lalai Awasi Desa, AMPHI Sultra: Jika Tidak Mampu, Mundur!
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







