Salah Paham Berujung Tragis, Sopir Angkot di Kendari Tikam Mahasiswa Pakai Badik


Kendari – Tim Buser77 Sat Reskrim Polresta Kendari meringkus seorang pria berinisial YS (26), pelaku dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam terhadap seorang mahasiswa.
Pelaku yang berprofesi sebagai sopir angkot tersebut ditangkap pada Minggu (03/05/2026) sekira pukul 16.30 WITA di Jalan Abunawas, Kecamatan Mandonga.
Penangkapan YS didasarkan pada laporan polisi nomor LP/B/30/IV/2026/SPKT/Polsek Poasia terkait insiden berdarah yang menimpa Rifki Al Fajri (21), mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) asal Kabupaten Muna.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, menjelaskan insiden tersebut terjadi pada Selasa, 14 April 2026, di kawasan Asrama Muna, Jalan Orinunggu, Kecamatan Kambu. Motif penikaman diduga akibat salah paham saat korban berteriak kepada rekannya.
”Peristiwa berdarah itu terjadi Selasa, 14 April 2026 sekira pukul 22.30 WITA di kawasan Asrama Muna, Jalan Orinunggu, Kecamatan Kambu. Saat itu, korban yang tengah berboncengan dengan rekannya hendak memasuki area asrama. Korban kemudian meneriakkan sebuah kalimat kepada teman kuliahnya. Namun, teriakan tersebut disalahartikan oleh pelaku yang kebetulan melintas di lokasi,” ujar AKP Welliwanto Malau.
Merasa tersinggung, pelaku membuntuti korban hingga ke area asrama. Di lokasi tersebut, sempat terjadi adu mulut antara pelaku dan korban sebelum akhirnya situasi memanas.
”Tak lama kemudian, pelaku mengeluarkan sebilah badik dari saku celananya dan mencoba menikam korban. Meski sempat menghindar dan melakukan perlawanan, korban tetap terkena tikaman sebanyak tiga kali, masing-masing di bagian perut dan lengan. Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian,” lanjut mantan Kapolsek Mandonga tersebut.
Akibat serangan senjata tajam itu, Rifki mengalami luka tusuk serius pada perut sebelah kanan, pinggang, serta lengan. Polisi menyebut hasil visum telah memperkuat bukti adanya kekerasan menggunakan senjata tajam.
Kini, pelaku YS telah diamankan di Mapolresta Kendari untuk menjalani proses hukum lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaDelegasi UCLG ASPAC 2026 Mulai Berdatangan, Pemkot Pastikan Keamanan Maksimal
Baca Juga
4,7 Kilogram Sabu Masuk Kendari dari Medan, Dua Orang Ditangkap
Kendari – Polresta Kendari mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 4,7 kilogram yang diduga berasal dari jaringan Medan, Sumatera Utara. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua tersangka…
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut…
Lapor Sejak 2024, Kasus Pembakaran Sarang Walet Rp200 Juta di Kendari Tak Kunjung Jelas
Kendari – Penanganan laporan dugaan pembakaran sarang burung walet milik Tasmin di Kota Kendari dipertanyakan. Hampir dua tahun sejak dilaporkan ke Polsek Poasia, perkara yang ditaksir menyebabkan kerugian…
Polisi Tangkap Pria di Kendari, Sembunyikan Hampir 1 Kg Sabu dalam Tas Hello Kitty
Kendari – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Seorang pria berinisial TS (32) ditangkap dengan barang bukti 20 paket…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…
108 Gram Sabu Disita Polres Kolaka, Sejumlah Tersangka Ternyata Residivis
Kolaka – Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyita 108 gram narkotika jenis sabu dari pengungkapan enam perkara tindak pidana narkotika pada Oktober 2026. Dalam kasus tersebut, sejumlah tersangka yang…







