Sebuah Tongkang Diduga Muat Ore Nikel di Jetty Ilegal di Tajung Berlian, Kolut


Sebuah tongkang bernama Marine Power 3008 sandar dan melakukan aktivitas pemuatan ore nikel di jetty diduga ilegal yang berada di Tanjung Berlian, Kecamatan Batu Putih, Kolaka Utara (Kolut).
Hal itu disampaikan oleh perwakilan PT KurniaTeknik Jayatama (KTJ), Fitriani, kepada awak media di Kendari, pada Jumat (26/8).
Menurut Fitriani, jetty tempat kapal tongkang bersandar memuat ore nikel tersebut masuk di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT KTJ, dan jetty itu tidak ada izinnya sama sekali.
"Jadi itu jetty masuk di wilayah IUP kami. Jetty itu belum ada izinnya apa-apa, itu jetty ilegal yang ditimbun oleh para penambang di lokasi itu," jelas Fitriani.
Selain itu, wanita yang karib disapa Nani ini mengungkapkan bahwa ore yang dimuat oleh tongkang Marine Power tersebut juga berasal dari wilayah IUP PT KTJ.
"Mereka mengambil ore dari wilayah IUP kami secara ilegal tanpa izin," ungkapnya.

Nani membeberkan, sebelumnya pihak Syahbandar Kolaka juga pernah bersurat ke pihak PT KTJ yang pada intinya isi surat itu tidak memperbolehkan aktivitas di jetty yang berada di wilayah IUP PT KTJ sebelum mendapatkan perizinan yang lengkap.
Namun, Nani menyebut ada kejanggalan. Sebab, sebelumnya ada tongkang yang juga sandar melakukan pemuatan di jetty tersebut, namun bisa berlayar karena sudah mendapatkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dari Syahbandar Kolaka.
"Ini kan aneh, kami KTJ disurati oleh Syahbandar Kolaka agar tidak boleh ada aktivitas di jetty itu, karena belum ada izinya. Tapi sekitar 10 hari lalu ada kapal sandar, dan bisa berlayar karena mendapat SPB. Syahbandar Kolaka ini bagaimana melarang aktivitas di jetty itu tapi di lain sisi mengeluarkan SPB dari jetty tersebut," bebernya.
Untuk itu, Nani mengultimatum agar Syahbandar Kolaka tidak mengeluarkan SPB untuk tongkang Marine Power 3008 yang sedang melakukan pemuatan di jetty yang belum memiliki izin di wilayah IUP PT KTJ.
"Kalau tetap mengeluarkan SPB kami akan melaporkan ke aparat penegak hukum. Ini sudah jelas aktivitas itu ilegal," pungkasnya.
Editor: Agil
Berita BerikutnyaSikap Ketua DPRD Mubar Tuai Kecaman, NasDem Akan Bertindak
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







