Setelah Wings Air Hengkang, Sriwijaya Air Siap Isi Langit Muna Barat

Sultranesia
2 Min Baca
Setelah Wings Air Hengkang, Sriwijaya Air Siap Isi Langit Muna Barat
Pesawat Sriwijaya Air jenis Boeing 737-500. Foto: Dok. Istimewa.

Tangerang - Setelah sekian lama “mati suri” pasca hengkangnya Wings Air dari Bandara Sugimanuru pada Juni lalu, jalur penerbangan Muna Barat kembali mendapat suntikan baru. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat resmi menggandeng maskapai Sriwijaya Air untuk mengisi kekosongan layanan udara dari dan menuju Makassar.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, dan Direktur Utama Sriwijaya Air, Jafferson I Jauwena, di kantor pusat Sriwijaya Air, Tangerang, Kamis (11/9).

Penandatanganan itu tidak berlangsung sederhana. Hadir langsung jajaran pejabat Pemkab Muna Barat, mulai Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala BKPSDM, hingga Kabag Pemerintahan.

Dari pihak maskapai, hadir pula Komisaris Utama Sriwijaya Air, Direktur Utama NAM Air, Kepala Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, dan Kepala UPBU Sugimanuru.

Darwin menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar seremoni. Ia mengingatkan bahwa MoU harus diterjemahkan menjadi langkah nyata di lapangan.

“Kerja sama ini tentu bukan hanya untuk membuka jalur penerbangan baru, tetapi lebih jauh diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas peluang investasi dan pariwisata, serta memperkuat pelayanan transportasi yang terjangkau, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Bupati Muna Barat itu juga menegaskan pentingnya implementasi nyata.

“Penandatanganan ini harus dimaknai sebagai langkah awal. Harapan kita, manfaatnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat luas,” tegas Darwin.

Sementara itu, Dirut Sriwijaya Air, Jafferson I Jauwena, menyatakan pihaknya siap memperluas layanan udara, khususnya di daerah yang memiliki keterbatasan akses transportasi.

“Kami berkomitmen mendukung Pemkab Muna Barat membuka akses transportasi udara yang lebih baik,” katanya.

Ia juga menekankan potensi strategis kerja sama tersebut.

“Kerja sama ini diharapkan bisa mempercepat pembangunan ekonomi dan sosial, sekaligus mendorong pariwisata daerah,” terang Jafferson.

Dari dokumen yang diperoleh, pesawat yang akan beroperasi di Bandara Sugimanuru adalah jenis Boeing Seri 737-500 berkapasitas 132 penumpang.

Untuk memastikan kelancaran rute, Pemkab Muna Barat bahkan bersiap memberikan subsidi kursi kosong.


Editor: Redaksi

Berita BerikutnyaPolisi yang Terbitkan SKCK untuk Litao DPO Pembunuhan di Wakatobi Batal jadi Perwira
Bagikan:

Baca Juga