Sudirman Siapkan Penertiban 920 Kios Bensin Eceran di Kendari, Mulai Senin

Sultranesia
2 Min Baca
Sudirman Siapkan Penertiban 920 Kios Bensin Eceran di Kendari, Mulai Senin
Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Pemerintah Kota Kendari menyiapkan penertiban 920 kios penjual bensin eceran yang tersebar di 65 kelurahan. Operasi tersebut dijadwalkan mulai Senin (12/10/2026) sebagai upaya mengurai antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, mengatakan berdasarkan pantauan Satgas di lapangan, antrean berulang untuk memasok bensin ke kios eceran menjadi salah satu persoalan yang disoroti pemerintah.

“Dari hasil pantauan tim Satgas, antrean di SPBU sekitar 40 persen diisi kelompok pengantri berulang,” kata Sudirman dalam keterangan tertulis, Jumat (9/10/2026).

Menurutnya, kendaraan yang digunakan untuk membeli BBM kemudian memasoknya ke kios eceran kini semakin beragam. Praktik tersebut tidak hanya melibatkan mobil tua dan sepeda motor berukuran besar.

“Mobil angkot, mobil pikap, bahkan mobil-mobil yang kelihatan baru juga menyuplai ke eceran,” ujarnya.

Sudirman menyebut pola pembelian berulang itu menjadi perhatian pemerintah karena BBM yang diperoleh dari antrean SPBU selanjutnya dibawa ke kios-kios untuk dijual kembali.

Karena itu, Pemkot Kendari terus melakukan sosialisasi sebelum memulai penertiban pada Senin mendatang. Sebanyak 920 kios yang telah terdata menjadi sasaran operasi di seluruh wilayah kota.

Di sisi lain, Sudirman menegaskan kebijakan tersebut tidak dimaksudkan untuk memutus mata pencaharian pemilik kios. Ia menyebut sebagian besar pedagang masih menjual berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula, susu, dan rokok.

“Insya Allah, mereka masih tetap dapat mencari nafkah dengan dagangan yang ada,” katanya.

Ia menjelaskan, penjualan bensin melalui Pertamini maupun botol eceran di depan kios umumnya hanya menjadi usaha pelengkap. Menurut Sudirman, pihak yang paling terdampak oleh penertiban ini adalah mereka yang berulang kali mengantre BBM untuk memasok kios-kios tersebut.

Pemkot Kendari berharap kebijakan ini dapat mengurangi antrean panjang di SPBU. Namun, efektivitasnya akan terlihat setelah penertiban berjalan dan pemerintah memantau perubahan pola antrean di lapangan.

“Insya Allah, perubahan antrean panjang di SPBU Kota Kendari akan segera berkurang,” tutup Sudirman.


Editor: Denyi Risman 

Berita BerikutnyaMaling Apes di Kendari, Kepergok Curi Helm, Kabur Tinggalkan Motor dan Kunci
Bagikan:

Baca Juga