Target Tambah Kursi pada 2029, Sarmuji Ingatkan Golkar Sultra Jangan Sekadar Janji

Sultranesia
2 Min Baca
Target Tambah Kursi pada 2029, Sarmuji Ingatkan Golkar Sultra Jangan Sekadar Janji
Sekjen DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji. Foto: Dok. Istimewa.

Kolaka – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mengingatkan pengurus DPD Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) agar tidak sekadar menyusun program dan mengumbar janji politik tanpa tindakan nyata.

Pesan tersebut disampaikan Sarmuji saat menghadiri pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Sultra periode 2025–2030 di Alun-Alun 19 November, Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026).

Ia menegaskan, salah satu tugas utama Partai Golkar berdasarkan mandat Musyawarah Nasional (Munas) adalah meningkatkan perolehan kursi legislatif, baik di DPR RI, DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten/kota.

Menurutnya, target tersebut harus diterjemahkan melalui langkah strategis dan program kerja yang benar-benar dilaksanakan oleh seluruh jajaran partai.

“Kemarin sudah melakukan Rakerda, sudah menuliskan program-program prioritas apa saja yang harus dilakukan selama satu periode penuh. Tapi kata orang Papua, saya mengutip Ketua Umum, jangan tulis lain, baca lain, bikin lain,” kata Sarmuji.

Ia meminta seluruh pengurus menjalankan apa yang telah disepakati dalam program kerja, bukan sekadar menjadikannya dokumen organisasi.

“Politik bukan apa yang kita katakan, bukan apa yang kita ucapkan. Politik adalah apa yang kita tindakkan, apa yang kita kerjakan,” tegasnya.

Selain mengejar penambahan kursi, Sarmuji juga menekankan pentingnya soliditas internal dan kemampuan Golkar beradaptasi dengan perubahan zaman. Ia menilai, kedekatan dengan generasi muda harus menjadi perhatian serius pengurus di semua tingkatan.

Menurutnya, generasi muda saat ini memiliki karakter berbeda karena tumbuh bersama perkembangan teknologi informasi. Bahkan, mereka mulai menjadikan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sebagai tempat mencari informasi dan berkonsultasi.

“Anak-anak muda kita mencari informasi bukan kepada bapaknya, bukan kepada ibunya saat ini, tetapi mencari informasi melalui dunia digital,” ujarnya.

Karena itu, ia meminta Golkar tidak hanya mengandalkan kekuatan tokoh senior dan pengalaman politik para pengurus. Partai juga harus membangun ikatan yang lebih kuat dengan generasi muda melalui pendekatan digital.

Sarmuji mengapresiasi kepengurusan Golkar Sultra yang dinilainya mampu merangkul berbagai kalangan, termasuk tokoh senior dan kader muda. Ia berharap soliditas tersebut terus dipertahankan hingga Pemilu 2029.

Di sisi lain, Sarmuji mengingatkan Golkar sebagai partai koalisi pemerintahan agar ikut menyukseskan program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dukungan tersebut, kata dia, harus diwujudkan hingga tingkat daerah, termasuk terhadap program pembangunan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Ia secara khusus menyinggung kehadiran Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dalam kegiatan tersebut.

“Tidak ada alasan bagi Partai Golkar untuk tidak mendukung sepenuhnya program-program gubernur,” ujarnya.

Namun, Sarmuji menegaskan dukungan kepada pemerintah bukan berarti partai harus menutup mata terhadap persoalan. Golkar tetap harus memberikan peringatan apabila terdapat kekeliruan dan mengutamakan musyawarah untuk menyelesaikan masalah.

Ia berharap seluruh pengurus Golkar Sultra mampu menerjemahkan dua mandat partai, yakni menyukseskan pemerintahan Prabowo-Gibran dan meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029.

Menurutnya, keberhasilan mencapai target politik tidak ditentukan oleh banyaknya pernyataan, melainkan konsistensi antara komitmen dan tindakan nyata.


Editor: Denyi Risman

Berita BerikutnyaSarmuji Minta Golkar Sultra Dekati Generasi Z dan Kuasai Ruang Digital
Bagikan:

Baca Juga