Tekan Inflasi Dampak BBM Naik, Pj Bupati Mubar Bentuk Tim Pengawasan Migas


Muna Barat - Dalam upaya menekan inflasi yang disebabkan kenaikan BBM bersubsidi, Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat (Mubar), Dr Bahri membentuk tim pengawasan bahan bakar minyak dan gas bumi (migas) di wilayahnya pada Jumat (14/10).
Pengawasan dilakukan bekerjasama dengan lintas organisasi perangkat daerah, aparat penegak hukum, dan semua pihak terkait.
Salah satu kunci utama keberhasilan pengendalian inflasi ialah Pemda mengawal dan mengawasi penyaluran bantuan BBM subsidi agar tepat sasaran kepada masyarakat yang kurang mampu.
Direktur Perencanaan Keuangan Daerah Kemendagri ini menyebutkan ada tiga hal utama yang menjadi tugas dari tim yang dibentuknya ini.
Pertama, memonitor dan memastikan ketersediaan dan kecakupan stok BBM khususnya BBM subsidi.
Kedua, memonitor dan memastikan kelancaran dan pemerataan distribusi BBM dari produksi hingga ke konsumen.
Kemudian ketiga adalah memonitor dan mastikan stabilitas harga BBM dan mencegah penyimpangan pelaku usaha agar tidak terjadi fraud atau kecurangan.
“Tadi kami sudah rapat perdana dengan tim pengawasan distribusi migas Pemda. Sesuai arahan presiden, kami menyatukan langkah-langkah dalam penanganan inflasi,” ungkapnya.
Tim yang telah dibentuk ini akan segera membuat timeline schedule secara berkala atau dilakukan hanya pada kesempatan atau waktu tertentu.
“Pemerintah daerah berkomitmen menahan agar inflasi tetap dalam kondisi terkendali di daerah,” tutup Dr Bahri.
Untuk diketahui, berbagai langkah yang telah dilakukan Pemda Mubar dalam menangani inflasi, diantaranya mengaktifkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan, mengawasi penyaluran BBM subsidi agar tetap sasaran ke masyarakat tidak mampu serta melaksanakan gerakan penghematan energi.
Selain itu, Pemda menggalakkan Gerakan Tanam Pangan Cepat Panen seperti cabai, bawang, dan komoditas lainnya sebagai upaya mencukupi ketersediaan pangan rumah tangga.
Laporan: Denyi Risman
Berita BerikutnyaDitjen Minerba Didemo Aktivis Sultra soal Dugaan 'Dokumen Terbang' PT KKP
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







