Wagub Sultra Pastikan Lahan Sekitar Same Hotel Akan Digunakan, Ini Solusi untuk Warga


Kendari - Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua, memastikan lahan milik Pemerintah Provinsi Sultra yang berada di sekitar Same Hotel, Jalan Edi Sabara, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, akan segera dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas publik.
Lahan seluas 47.242 meter persegi itu tercatat sebagai aset Pemprov Sultra sejak 1889. Namun hingga kini, kawasan tersebut masih ditempati oleh sejumlah warga tanpa izin. Bahkan, beberapa bangunan permanen telah berdiri di atas tanah itu.
“Tanah ini milik pemerintah, dan cepat atau lambat akan digunakan untuk pembangunan. Tapi kami tidak akan menggusur secara paksa,” ujar Hugua kepada awak media usai memimpin aksi bersih-bersih bersama jajaran OPD di lokasi, Jumat (13/6).
Hugua menegaskan, Pemprov tidak akan menempuh jalur penggusuran paksa. Sebaliknya, pendekatan dialog akan diutamakan agar warga mendapatkan kepastian hukum sebelum lahan digunakan.
“Kami hanya meminta warga memahami bahwa lahan ini sewaktu-waktu akan digunakan,” lanjut mantan Bupati Wakatobi dua periode tersebut.
Untuk itu, Pemprov menugaskan Sekretaris Daerah Sultra, Asrun Lio, untuk berdialog langsung dengan warga yang masih bermukim di atas lahan tersebut. Dialog tersebut bertujuan menyepakati jangka waktu tinggal, yang nantinya dituangkan dalam dokumen resmi melalui notaris.
Di sisi lain, Hugua menyoroti keterbatasan lahan di Kota Kendari sebagai kendala dalam pemenuhan kebutuhan pembangunan kantor instansi vertikal.
“Banyak UPT pusat seperti imigrasi, kebudayaan, dan Kemenkumham yang membutuhkan lahan. Satu kantor saja bisa membutuhkan satu hingga satu setengah hektar. Sementara ketersediaan tanah kita sangat terbatas,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa sebagai ibu kota provinsi, Kendari harus tetap menjadi pusat pelayanan publik, bukan justru kehilangan fungsinya karena persoalan ketersediaan lahan.
“Kami bekerja di Kendari karena ini wilayah kerja kami. Maka lahan ini harus dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat Sulawesi Tenggara secara keseluruhan,” pungkas pria kelahiran 31 Desember 1961 itu.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaKantor Komunikasi Kepresidenan Sidak Puskesmas Wajo Baubau, Ada Apa?
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







