3.107 Personel Gabungan Kawal Mahasiswa Kendari Sampaikan Aspirasi dengan Damai


Kendari - Sebanyak 3.107 personel gabungan disiapkan Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk mengawal ribuan mahasiswa di Kota Kendari menyampaikan aspirasinya di Gedung DPRD Provinsi pada Senin (1/9).
Ribuan personel itu terdiri dari 2.076 personel Polda Sultra, dan 1.031 personel Polresta Kendari.
Mereka ditempatkan di sejumlah titik untuk memastikan penyampaian aspirasi para mahasiswa berjalan kondusif.
Ribuan elemen dan mahasiswa itu datang dengan membawa sejumlah aspirasi, di antaranya terkait penolakan terhadap kenaikan tunjungan dan pemberian fasilitas kepada DPR.
Sekitar pukul 10.00 Wita, massa mulai berdatangan di Gedung DPRD. Massa langsung menyampaikan sejumlah aspirasi. Di antaranya meminta agar kenaikan gaji dan tunjangan DPR dibatalkan.
Mahasiswa juga meminta agar pemerintah dan DPR segera mengesahkan Undang-undang perampasan aset sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam mencegah dan memberantas korupsi.
Massa juga menyampaikan aspirasi agar pemerintah segera melakukan langkah-langkah kongkrit dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di semua sektor.
Dalam aksi damai itu juga, mahasiswa menuntut agar pihak kepolisian menuntaskan kasus Affan Kurniawan, seorang ojek online (Ojol) yang meninggal dunia saat menggelar aksi.
Terakhir, mahasiswa meminta kepada Kapolda Sultra agar memerintahkan anggotanya tidak melakukan tindakan represif dalam mengawal penyampaian aspirasi masyarakat.
Ribuan massa dari berbagai elemen tersebut secara bergantian ditemui langsung Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Kapolda, Danrem, Kabinda, dan perangkat daerah lainnya.
Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, yang langsung menemui mahasiswa menanggapi permintaan terkait dengan tindakan represif kepolisian dalam penanganan unjuk rasa.
Dia menegaskan akan memberikan yang terbaik dalam setiap pengamanan penyampaian aspirasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan mengedepankan upaya-upaya persuasif.
Usai pelaksanaan penyampaian aspirasi dan dialog, Kapolda mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada massa aksi yang tetap menjaga kondusifitas sehingga pelaksanaan unjuk rasa berlangsung dengan aman.
"Saya ucapkan terimakasih kepada saudara-saudara yang melaksanakan aksi untuk menyampaikan aspirasinya dengan tenang dan tertib, sehingga aksi pada hari ini berlangsung kondusif," pungkas Irjen Didik.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaWali Kota Kendari Apresiasi Mahasiswa Demo dengan Kondusif: Terimakasih Aksi Damainya
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







