Aliran Kali dan Pantai Desa Pu’ununu Diduga Tercemar Akibat Aktivitas PT TBS


Bombana - Aliran kali dan pesisir pantai di Desa Pu’ununu, Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana, diduga tercemar akibat aktivitas tambang PT Tambang Bumi Sulawesi (TBS). Hal ini diungkapkan oleh Ketua Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan dan Kehutanan (AMPLK) Sultra, Ibrahim, Minggu (12/1).
Menurut Ibrahim, pencemaran semakin parah saat musim hujan. Aliran air di kali dan pesisir pantai berubah warna menjadi kemerahan karena lumpur yang terbawa. “Kondisinya makin parah saat hujan, lumpur merah ikut terbawa hingga mengubah warna air kali dan pesisir pantai,” ungkapnya.
Ibrahim menambahkan, pihaknya menduga PT TBS tidak mematuhi kaidah pertambangan yang baik karena tidak membangun kolam pengendap atau sedimen pont di Blok Watalara, Desa Pu’ununu. Hal ini menyebabkan limbah dan lumpur dari aktivitas tambang langsung mengalir ke lingkungan sekitar.
“Seharusnya, berdasarkan peraturan perundang-undangan, perusahaan wajib membangun sedimen pont untuk mencegah limbah langsung mencemari aliran air. Namun, kami menduga PT TBS tidak melakukannya, sehingga pencemaran ini terjadi,” jelasnya.
Ia juga menyoroti dampak yang dirasakan masyarakat, terutama para nelayan yang harus melaut lebih jauh untuk mencari ikan akibat pencemaran tersebut. “Nelayan adalah pihak yang paling terdampak. Mereka harus melaut lebih jauh karena ekosistem pesisir yang tercemar,” tambah Ibrahim.
Lebih lanjut, Ibrahim menegaskan bahwa flora dan fauna di kali serta pesisir pantai juga terancam. Selain itu, PT TBS diduga tidak memperhatikan baku mutu air seperti yang diatur dalam Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 113 Tahun 2003 dan Permen LHK Nomor 5 Tahun 2022 tentang pengolahan air limbah di sektor pertambangan.
“Kami mendesak pihak berwenang untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap PT TBS. Perusahaan ini harus mematuhi aturan lingkungan yang berlaku demi menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu penanggung jawab PT TBS, Basmala, belum memberikan tanggapan terkait dugaan tersebut. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp, SMS, dan telepon belum mendapatkan respons hingga berita ini diterbitkan.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaRapat Paripurna DPRD: Pengesahan Hasil Pilkada Muna Barat Segera Diproses
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







