Ampuh Sultra Ungkap Kejanggalan 4 IUP di Konawe Utara


Kendari - Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyoroti empat Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang muncul di wilayah Kecamatan Asera dan Kecamatan Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara.
Menurut Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo, keberadaan empat IUP tersebut dinilai janggal karena tiba-tiba muncul di MODI dan MOMI Minerba.
Padahal, kata Hendro, sebelumnya empat IUP itu tidak pernah terlihat di dalam peta minerba atau MOMI maupun di dalam database Dirjen Minerba atau MODI.
"Ini IUP seperti siluman, tiba-tiba muncul, sudah ada di MODI dan MOMI Minerba. Jelas menurut kami ini sangat janggal," kata Hendro, Senin (27/11)
Putra daerah Konawe Utara itu menyebutkan, keempat perusahaan yang dimaksud yakni PT Gemilang Multi Mineral (GMM), PT Karya Energi Makmur (KEM), PT Modern Energi Mineral (MEM) dan PT Energi Prima Sentosa (EPM).
"IUP-IUP ini tiba-tiba saja sudah terdaftar di MODI, sementara dari dulu tidak pernah ada. Bagaimana bisa langsung muncul dan terdaftar di MODI," katanya.
Pihaknya menilai, penerbitan empat IUP tersebut tidak sesuai dengan mekanisme yang ada. Atau bahkan ada indikasi maladministrasi dalam proses penerbitannya.
"Setahu kami untuk wilayah Konawe Utara itu sudah tidak bisa diterbitkan IUP dengan komoditas nikel. Sehingga kami menduga ada kongkalikong pada proses penerbitan hingga pendaftaran IUP-IUP tersebut di BKPM maupun Kementerian ESDM," katanya.
Hendro juga mengungkapkan bahwa tiga dari empat IUP tersebut dikuasai oleh satu pihak saja.
"Itu ada tiga IUP baru yang pemiliknya satu orang yang sama, ketiganya PT Karya Energi Makmur, PT Modern Energi Mineral dan PT Energi Prima Sentosa. Kalau dilihat dalam database ketiga IUP tersebut milik satu orang yang sama dan lokasinya berdampingan semua," ungkapnya.
Oleh karena itu, pihaknya menegaskan akan melakukan aksi demonstrasi di Kementerian Investasi dan Kementerian ESDM RI guna mempertanyakan mekanisme penerbitan IUP dan pendaftaran modi keempet perusahaan yang dimaksud.
"Ini akan jadi tugas utama kami di Jakarta, kami akan mencari tahu asal usul penerbitan empat IUP yang kami maksud. Apakah sudah sesuai dengan mekanisme yang ada atau mungkin ada kongkalikong antara pemilik IUP dan oknum pejabat di BKPM dan ESDM RI," pungkasnya.
Editor: Radaksi
Berita BerikutnyaKapolres Konut Jadi Jawara Turnamen Tenis Brigade Champions Anoa 2023
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







