Andi Muh. Saenuddin Pimpin Kontingen Sultra di Jamnas XII 2026, Bawa Ratusan Peserta ke Cibubur


Jakarta – Sosok Andi Muh. Saenuddin selama ini dikenal sebagai legislator yang aktif menjalankan tugasnya di DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) sebagai Ketua Komisi IV. Namun, di luar aktivitasnya sebagai wakil rakyat, Saenuddin juga aktif dalam dunia kepramukaan.
Saenuddin tercatat sebagai Andalan Daerah, yakni salah satu anggota Pramuka dewasa yang terlibat dalam kepengurusan kolektif Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sultra.
Aktivitasnya di dunia kepramukaan semakin mendapat sorotan setelah Saenuddin dipercaya menjadi Ketua Pimpinan Kontingen Daerah (Konda) Sultra pada Jambore Nasional (Jamnas) Gerakan Pramuka XII Tahun 2026.
Jamnas XII akan berlangsung pada 13–21 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan tersebut mempertemukan anggota Pramuka Penggalang berusia 11–15 tahun dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebagai Ketua Pimpinan Kontingen Daerah, Saenuddin memiliki tanggung jawab memimpin dan mengoordinasikan kontingen Sultra selama mengikuti rangkaian kegiatan Jamnas.
Ia bersama jajaran kontingen memastikan seluruh peserta dari Sultra dapat mengikuti kegiatan dengan baik sekaligus membawa nama daerah di tingkat nasional.
Saenuddin mengungkapkan rasa bangganya mendapat mandat untuk memimpin kontingen Sultra dalam ajang nasional tersebut.
"Alhamdulillah kami total membawa 651 orang dari Kontingen Daerah Sulawesi Tenggara. Ini tentu menjadi suatu kebanggaan dan berharap keikutsertaan Sulawesi Tenggara pada Jamnas XII dapat berlangsung sukses dan memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta,” ujar Andi Muh. Saenuddin, Rabu (12/8).
Berdasarkan data, Andi Muh. Saenuddin merinci Konda Sultra yang berjumlah 651 orang itu termasuk Pimpinan Kontingen (Pinkon) dan Pembina Pendamping (Bindamping). Untuk peserta penuh putra dan putri, ada yang mengirim 4 regu sesuai kuota, ada pula yang menambah sampai 8 regu. Masing-masing regu berjumlah 8 orang.
Dilanjutkan, Konda yang berangkat tersebut terdiri dari 14 Kwartir Cabang (Kwarcab) yakni Bombana 32 orang, Buton Selatan 32 orang, Buton Tengah 32 orang, Buton Utara 32 orang, Kolaka 45 orang, Kolaka Timur 38 orang, Kolaka Utara 48 orang, Konawe 48 orang, Konawe Selatan 48 orang, Konawe Utara 32 orang, Muna 64 orang, Muna Barat 32 orang, Kota Baubau 32 orang dan Kota Kendari 32 orang.
Sedangkan Kwarcab Buton, Wakatobi, dan Konawe Kepulauan tidak dapat mengirim kontingennya karena berbagai kendala.
Para kontingen tersebut mayoritas datang menggunakan moda transportasi kapal laut milik Pelni, dengan menempuh 5 hari perjalanan. Namun ada pula yang menggunakan jalur udara seperti Kwarcab Konawe Utara dan Kota Kendari.
Menurutnya, keikutsertaan ratusan anggota Pramuka Sultra dalam Jamnas bukan sekadar mengikuti kegiatan perkemahan. Lebih dari itu, Jamnas menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan karakter, kemandirian, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, sekaligus memperluas pengalaman dan wawasan.
"Kegiatan seperti ini hanya bisa sekali seumur hidup dilalui oleh para peserta didik. Makanya Jambore itu pasti selalu ramai, dan bergengsi, yang ditampilkan juga yang terbaik dari yang mereka bisa maksimalkan,” kata Kak Andi Sae, sapaan akrabnya.
Rangkaian kegiatan Jamnas XII juga dirancang dengan berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif. Para peserta akan mengikuti kegiatan petualangan, wisata edukasi, pengenalan sejarah, penguatan ketahanan pangan, wahana air, kegiatan berbasis alam, hingga pertunjukan seni dan budaya.
Beragam kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada peserta sekaligus menanamkan nilai-nilai kepramukaan, seperti gotong royong, kepemimpinan, tanggung jawab, kecintaan terhadap lingkungan, serta penghargaan terhadap keberagaman budaya Indonesia.
Kak Andi Sae menilai kesempatan mengikuti Jamnas juga menjadi momentum bagi anggota Pramuka Sultra untuk memperkenalkan potensi daerah kepada peserta dari seluruh Indonesia.
Menurutnya, Pramuka tidak hanya menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan identitas, budaya dan kekayaan daerah.
Sebagai pimpinan kontingen, ia berharap seluruh peserta dari Sultra dapat mengikuti setiap agenda dengan penuh semangat, menjaga nama baik daerah, serta menjadikan Jamnas XII sebagai pengalaman berharga yang dapat dibawa pulang dan diterapkan di lingkungan masing-masing.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik, menjaga kekompakan, disiplin, serta membawa nama baik Sulawesi Tenggara. Yang paling penting, manfaatkan Jamnas ini untuk belajar, bertemu dengan saudara-saudara Pramuka dari seluruh Indonesia dan mendapatkan pengalaman sebanyak-banyaknya,” pesannya.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaAmbulans Bawa Jenazah Hilang Kendali Lalu Terjun ke Jurang di Konawe
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







