ASR Sultra: Nama Sufmi Dasco di PT TMS Hanya Salah Paham

Sultranesia
1 Min Baca
ASR Sultra: Nama Sufmi Dasco di PT TMS Hanya Salah Paham
Koordinator ASR Sultra, La Ode Hidayat. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari - Aliansi Suara Rakyat (ASR) Sultra meluruskan isu yang menyeret nama Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dalam pusaran bisnis nikel PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS).

Klarifikasi ini muncul setelah pernyataan salah satu koordinator ASR, La Ode Hidayat, dianggap menyudutkan dan menuding Dasco berada di balik aktivitas pertambangan.

“Kami mau menegaskan bahwa, pernyataan dalam RDP soal dugaan keterlibatan bapak Sufmi Dasco, saya sebatas mengulas panjang soal dinamika Nasional dan Sultra. Terkhusus tambang ilegal yang masih marak,” kata Dayat kepada awak media, Sabtu (13/09).

Pernyataan tersebut sebelumnya ditafsirkan sebagian pihak sebagai tuduhan langsung. Namun, Dayat menegaskan konteks ucapannya murni sebagai koreksi umum terhadap pejabat negara agar menunjukkan kepedulian terhadap rakyat.

“Saya bermaksud agar semua pejabat di Republik ini, punya empati terhadap rakyat termasuk bapak Sufmi Dasco Ahmad yang biasa menyerap aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Keterangan Dayat mempertegas bahwa penyebutan nama Dasco dalam forum RDP tidak didasari bukti, melainkan salah tafsir yang kemudian diperbesar dalam pemberitaan.

Ia menyebut isu tersebut rentan ditunggangi pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menciptakan kegaduhan politik.

“Jadi saya rasa penyebutan bapak Sufmi Dasco Ahmad terlalu diplintir dan dilebih-lebihkan dalam pemberitaan,” tegasnya.

Lebih jauh, Dayat menyatakan keyakinannya bahwa Dasco tidak mungkin terlibat membekingi perusahaan tambang ilegal.

Ia menilai, sebagai salah satu pimpinan DPR, Dasco justru berperan menjaga stabilitas pemerintahan sejalan dengan visi misi Presiden Prabowo Subianto.

“Dan saya juga meyakini bapak Sufmi Dasco tidak mungkin mau terlibat dalam hal-hal seperti membackingi perusahaan tambang ilegal demikian. Apalagi beliau adalah orang yang selalu menjaga jalannya pemerintahan sesuai visi misi Presiden Prabowo,” bebernya.

Dengan tegas, Dayat meminta semua pihak, termasuk media, untuk tidak mengeskalasi pernyataan yang bisa menimbulkan salah persepsi.

“Saya harap teman-teman pers dan semua kalangan tidak melebihkan apa yang menjadi argumentasi saya saat hearing di DPRD Sultra,” tutupnya.


Editor: Redaksi

Berita BerikutnyaPembunuh Bocah 4 Tahun di Konsel Ditangkap, Diduga Ada Motif Pelecehan
Bagikan:

Baca Juga