Bantuan Perikanan Muna Barat Digelontorkan, Nilainya Capai Puluhan hingga Rp98 Juta per Paket

Sultranesia
2 Min Baca
Bantuan Perikanan Muna Barat Digelontorkan, Nilainya Capai Puluhan hingga Rp98 Juta per Paket
Bupati Muna Barat La Ode Darwin menyerahkan secara simbolis dua paket bantuan bioflok budidaya ikan air tawar kepada kelompok penerima saat Apel Gabungan Lingkup Pemkab Muna Barat, Senin (5/10/2026). Foto: Dok. Istimewa.

Muna Barat – Pemerintah Kabupaten Muna Barat menggelontorkan bantuan hibah sarana dan prasarana perikanan kepada sejumlah kelompok masyarakat. Nilai bantuan yang disalurkan bervariasi, mulai dari puluhan juta hingga hampir Rp100 juta per paket.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, dalam rangkaian Apel Gabungan Lingkup Pemkab Muna Barat di Halaman Kantor Bupati, Senin (5/10/2026) pagi.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Muna Barat dan menyasar kelompok nelayan, pengolah ikan, serta pembudidaya ikan.

Darwin mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan visi dan misi pemerintah daerah di sektor kelautan dan perikanan.

“Bantuan ini tercantum dalam visi-misi kami,” kata Darwin.

Menurutnya, program tersebut memang diarahkan untuk membantu masyarakat yang bergerak di sektor perikanan.

“Dikhususkan untuk masyarakat nelayan, pengolah, serta pembudidaya ikan di Kabupaten Muna Barat,” ujarnya.

Bantuan yang disalurkan berasal dari APBN melalui program reguler Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI serta aspirasi Komisi IV DPR RI. Sebagian lainnya bersumber dari APBD Kabupaten Muna Barat Tahun Anggaran 2026.

Untuk sarana pengolahan ikan, dua kelompok menerima masing-masing 10 unit coolbox. Bantuan pertama senilai Rp25.872.690 diberikan kepada Kelompok Metro Politan di Desa Kasimpa Jaya dan bantuan kedua dengan nilai sama kepada Kelompok Metro Indah di Desa Langku-Langku.

Sementara itu, empat kelompok pengolah ikan menerima masing-masing satu unit freezer. Bantuan tersebut diberikan kepada Kelompok Dapur Sultan Desa Tanjung Pinang, Kelompok Mawar Desa Latawe, Kelompok Bungka Bulawa Desa Watumela, dan Kelompok Pindang Kencana Desa Suka Damai. Masing-masing freezer bernilai Rp23.201.264.

Dua kelompok lainnya memperoleh masing-masing satu set peralatan pengolahan ikan dengan nilai bantuan Rp25.163.700. Bantuan itu diserahkan kepada Kelompok Abon Malundra di Desa Latawe dan Kelompok Dapur Maginti di Desa Maginti.

Dari sektor budidaya, Kelompok Walega-Lega Lestari di Desa Lasama menerima satu paket sarana produksi udang vanname senilai Rp80 juta melalui APBD Muna Barat 2026.

Sedangkan bantuan bioflok budidaya ikan air tawar diberikan kepada kelompok di Desa Wanseriwu dan Kelurahan Waumere. Dua paket bantuan tersebut memiliki total nilai Rp98.650.000.

Pemkab Muna Barat berharap bantuan tersebut dapat memperkuat kapasitas produksi masyarakat, menjaga kualitas hasil perikanan, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas yang dihasilkan.

Program itu juga ditempatkan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah mendukung Program Kedaulatan Pangan Nasional melalui penguatan sektor kelautan dan perikanan di wilayah Muna Barat.


Editor: Denyi Risman

Berita BerikutnyaDarwin Ancam Cuci Gudang Inspektorat Muna Barat, Semua Diganti Orang Baru
Bagikan:

Baca Juga