Berkas Perkara Penipuan Anggota DPRD Konawe Teguh Rahmat Kembali Diserahkan ke JPU


Kendari – Perkara dugaan penipuan dan penggelapan yang menjerat anggota DPRD Kabupaten Konawe, Teguh Rahmat, sebagai tersangka, kembali bergulir di meja jaksa.
Penyidik Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menyerahkan berkas perkara Teguh Rahmat kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra pada Kamis (10/9/2026).
Berkas tersebut kini menunggu hasil penelitian JPU untuk menentukan apakah telah memenuhi kelengkapan formil dan materiil untuk dilanjutkan ke tahap berikutnya.
Kepala Bidang Humas Polda Sultra melalui Paur Mitra Subbid Penmas Bid Humas Polda Sultra, Ipda Hasrun, membenarkan penyerahan kembali berkas perkara tersebut saat dikonfirmasi melalui seluler, Selasa (15/9/2026).
“Menunggu hasil penelitian jaksa,” ujar Hasrun.
Proses hukum terhadap Teguh Rahmat masih menunggu hasil penelitian JPU Kejati Sultra. Jaksa selanjutnya akan menentukan langkah hukum berdasarkan hasil penelitian terhadap berkas yang diserahkan penyidik.
Kasus yang menyeret legislator Konawe tersebut diketahui telah bergulir sejak 2022. Perkara bermula dari laporan seorang pengusaha, Rudi Candra, ke Polda Sultra terkait dugaan penipuan dan/atau penggelapan dalam bisnis pertambangan.
Dalam proses penyidikan, polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni Deny Zainal dan Teguh Rahmat.
Deny Zainal lebih dahulu menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Unaaha. Pada 2024, ia divonis satu tahun empat bulan penjara.
Sementara perkara yang menjerat Teguh Rahmat hingga kini belum bergulir ke persidangan. Berkas perkaranya sebelumnya sempat dikembalikan jaksa kepada penyidik untuk dilengkapi berdasarkan petunjuk JPU.
Perkembangan perkara tersebut sebelumnya juga menjadi perhatian Kepala Kejati Sultra, Dr Sugeng Riyanta. Ia menyatakan akan mengecek langsung status penanganan perkara tersebut.
“Siapa nama tersangkanya, yang sidik siapa? Nanti saya cek ya, karena sekarang KUHAP baru nggak boleh bolak-balik (berkasnya),” ujar Sugeng beberapa waktu lalu.
Sugeng juga menegaskan telah memerintahkan Asisten Pidana Umum (Aspidum) bersama tim JPU agar terlibat aktif sejak awal proses penyidikan.
“Saya sudah perintahkan Aspidum dan Tim JPU untuk aktif terlibat sejak awal penyidikan dengan mekanisme koordinasi intensif dengan penyidik,” katanya.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaPertemuan Perdana Pemda dan Polres Konkep, Bupati-Kapolres Siap Bersinergi
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







