Berkat Kesaksian Siswa, Pencuri 7 Laptop SMP di Buton Tengah Tertangkap


Buton Tengah - Aksi pencurian 7 laptop inventaris SMP Satap Negeri 31 Buton Tengah akhirnya terbongkar berkat kesaksian seorang siswa. Tim Resmob Polres Buton Tengah bergerak cepat dan meringkus pelaku berinisial G (20) di sebuah kos-kosan di Kota Baubau, Rabu (26/2).
Seperti bayangan di malam hari, pelaku masuk melalui jendela sekolah dan menggondol laptop-laptop tersebut. Namun, aksinya rupanya tak luput dari mata seorang siswa berinisial I (15), yang kemudian menjadi kunci terbukanya kasus ini.
Kapolres Buton Tengah AKBP Wahyu Adi Waluyo, melalui Kasi Humas Polres Buton Tengah IPTU Thamrin membenarkan penangkapan tersebut.
"Tim Resmob Polres Buton Tengah berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial G berusia 20 tahun karena diduga sebagai pelaku pencurian 7 buah laptop merk Zyrex Chromebook yang merupakan inventaris sekolah SMP Satap Negeri 31 Buton Tengah," ungkapnya, Kamis (27/2).
Kasus ini bermula ketika seorang guru menyadari bahwa jumlah laptop sekolah yang sebelumnya 16 unit, kini hanya tersisa 9 unit. Kabar tersebut segera dilaporkan ke kepala sekolah, yang kemudian menghubungi pihak kepolisian. Kerugian akibat pencurian ini ditaksir mencapai Rp35 juta.
Mengendus jejak pelaku, Tim Resmob bergerak ke lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan. Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa siswa berinisial I melihat seorang pria menyelinap masuk ke ruang penyimpanan laptop pada malam 15 Februari 2025.
Menggunakan informasi itu, polisi melakukan pengembangan hingga akhirnya menemukan pelaku G di tempat persembunyiannya. Ia ditangkap tanpa perlawanan dan langsung digelandang ke Mapolres Buton Tengah.
"Dari tangan pelaku, Tim Resmob berhasil mengamankan keseluruhan barang bukti laptop inventaris sekolah. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) Ke-3 dan Ke-5 KUHPidana dengan ancaman pidana 7 tahun penjara," tutup IPTU Thamrin.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaDirektur PT Ade Synergy Inland Bantah Tuduhan Mafia Tanah, Sebut Tiga Kasus Sudah Damai
Baca Juga
4,7 Kilogram Sabu Masuk Kendari dari Medan, Dua Orang Ditangkap
Kendari – Polresta Kendari mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 4,7 kilogram yang diduga berasal dari jaringan Medan, Sumatera Utara. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua tersangka…
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut…
Lapor Sejak 2024, Kasus Pembakaran Sarang Walet Rp200 Juta di Kendari Tak Kunjung Jelas
Kendari – Penanganan laporan dugaan pembakaran sarang burung walet milik Tasmin di Kota Kendari dipertanyakan. Hampir dua tahun sejak dilaporkan ke Polsek Poasia, perkara yang ditaksir menyebabkan kerugian…
Polisi Tangkap Pria di Kendari, Sembunyikan Hampir 1 Kg Sabu dalam Tas Hello Kitty
Kendari – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Seorang pria berinisial TS (32) ditangkap dengan barang bukti 20 paket…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…
108 Gram Sabu Disita Polres Kolaka, Sejumlah Tersangka Ternyata Residivis
Kolaka – Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyita 108 gram narkotika jenis sabu dari pengungkapan enam perkara tindak pidana narkotika pada Oktober 2026. Dalam kasus tersebut, sejumlah tersangka yang…







