Call Center 112 Kota Kendari Diganjar Penghargaan Terbaik Nasional dari Komdigi


Jakarta - Pemerintah Kota Kendari kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Layanan Call Center 112 Pemkot Kendari berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sebagai pemerintah daerah dengan layanan call center terbaik yang ditopang komitmen kuat kepala daerah.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Komdigi, Meutya Hafid, kepada Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, Kamis (18/12) di Jakarta.
Selain Kota Kendari, dua daerah lain yang turut menerima penghargaan serupa yakni Kota Palangkaraya dan Kota Depok. Ketiganya dinilai berhasil menghadirkan layanan komunikasi publik yang responsif, mudah diakses masyarakat, serta terintegrasi dengan kebutuhan layanan pemerintahan daerah.
Menteri Komdigi Meutya Hafid menegaskan, penguatan layanan digital, termasuk call center pemerintah daerah, tidak dapat dilakukan secara parsial. Menurutnya, luasnya ruang digital menuntut adanya kolaborasi dan sinergi lintas sektor agar kebijakan dan layanan digital berjalan efektif.
“Ranah digital ini sangat luas dan tidak mungkin dikerjakan sendiri. Regulasi dan pengawalan kebijakan di bidang digital hanya akan efektif jika didukung kolaborasi dan sinergi yang kuat, termasuk dari pemerintah daerah,” ujar Meutya.
Sementara itu, Wali Kota Kendari dr. Siska Karina Imran menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang diterima. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat layanan call center sebagai garda terdepan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Kami ingin memastikan setiap keluhan, laporan, dan kebutuhan warga dapat ditangani dengan cepat, tepat, dan humanis,” kata Siska.
Ke depan, Pemkot Kendari berkomitmen melanjutkan transformasi digital secara berkelanjutan, mulai dari penguatan sistem, penyediaan infrastruktur, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Langkah ini dilakukan agar pelayanan publik semakin adaptif, responsif, dan sejalan dengan perkembangan teknologi.
Penghargaan nasional ini diharapkan kian memperkuat komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan berbasis digital demi pelayanan publik yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaSuami Merantau Cari Nafkah, Istri di Konawe Malah Dihamili Pegawai Koperasi
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







