Daftar Proyek Strategis Nasional di Sulawesi Tenggara


Kendari - Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi salah satu provinsi yang paling banyak terdapat Proyek Strategis Nasional (PSN) dari Pemerintah Pusat.
PSN di Sultra bergerak pada beberapa sektor, mulai dari sektor kawasan industri, bendungan hingga program pembangunan smelter.
Dikutip dari Kompas, berikut daftar PSN yang ada di Bumi Anoa dan direncanakan rampung tahun ini.
Sektor Kawasan Industri
Untuk kawasan industri, tercatat ada tiga, yakni Indonesia Konawe Industrial Park (IKIP) di Morosi, Kabupaten Konawe. Kawasan Industri Indonesia Pomalaa Industry Park di Pomalaa Kabupaten Kolaka, dan Kawasan Industri Motui di Kabupaten Konawe Utara dan terakhir Kawasan Industri Kendari.
Sektor Bendungan dan Irigasi
Untuk sektor ini ada proyek Bendungan Ladongi di Kabupaten Kolaka Timur, dan Bendungan Ameroro di Kabupaten Konawe.
PSN Program Pembangunan Smelter
Untuk progam pengembangan pembangunan smelter di Sultra lebih banyak lagi, di antaranya Pembangunan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Komoditas Nikel oleh PT Artha Mining Industry di Bombana.
Kemudian Program Pembangunan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Komoditas Nikel oleh PT Ceria Nugraha Indotama di Kolaka. Program Pembangunan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Komoditas Nikel oleh PT Macika Mineral Industri di Konawe Selatan.
Selanjutnya, Progran Pembangunan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Komoditas Nikel oleh PT Virtue Dragon Nickel Industry di Konawe. Program Pembangunan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Komoditas Nikel Terintegrasi dengan Penambangan: Smelter PT Kolaka Nikel Indonesia dan Tambang PT Vale Indonesia Blok Pomala di Kolaka.
Terkait PSN di wilayah Sultra, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae telah menemui Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, pada Jumat, 5 Januari 2024.
Dalam pertemuan itu, anggota legislatif asal Sulawesi Tenggara ini membahas berbagai hal terkait proyek strategis nasional, seperti pemerataan pembangunan bendungan, pembayaran tanah masyarakat, perpanjangan penetapan lokasi, hingga rencana penggabungan daratan Sulawesi dengan 73 Kabupaten.
Ridwan Bae juga secara rinci melaporkan tentang beberapa proyek strategis nasional yang perlu diperhatikan, termasuk solusi terhadap tanah masyarakat yang belum dibayarkan.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaBawaslu Sulawesi Tenggara Butuh 8.154 Pengawas TPS
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







