Dana Desa Tersendat di Tiga Kabupaten Sultra, Ini Penyebabnya


Kendari - Realisasi penyaluran Dana Desa di Sulawesi Tenggara (Sultra) per 23 Juli 2025 mencapai 61,70 persen dari total pagu Rp1,44 triliun. Namun, tiga kabupaten tercatat belum mencairkan dana sepeser pun.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sultra, Iman Widhiyanto, mengungkapkan daerah yang belum menyalurkan Dana Desa adalah Kabupaten Konawe Utara, Konawe Kepulauan, dan Buton Selatan.
“Tiga kabupaten yang belum sama sekali menyalurkan dana desanya yakni, Kabupaten Konawe Utara, Konawe Kepulauan, dan Buton Selatan,” tegas Iman, Senin (28/7).
Menurutnya, penyebab utama terhambatnya pencairan adalah belum lengkapnya persyaratan administratif yang menjadi syarat penyaluran, termasuk dokumen legal seperti sertifikat atau surat keputusan pengukuhan koperasi merah putih.
Meski begitu, penyaluran tahap kedua secara keseluruhan menunjukkan kemajuan.
“Angka ini menunjukkan progres yang cukup signifikan, ada pun untuk penyaluran dana desa tahap kedua, telah disalurkan dana sebesar Rp141,7 miliar ke 387 desa di berbagai kabupaten di Sultra,” jelasnya.
Namun, tak semua desa lolos dalam tahap pencairan. Iman menyebut tiga desa gagal menerima dana akibat masalah administrasi.
“Jadi sebagai catatan pada penyaluran tahap pertama terdapat tiga desa yang gagal menerima dana karena gagal bayar, yaitu Desa Biwinapada di Kecamatan Siompu Buton Selatan serta Desa Amolengo dan Desa Bakutara di Kabupaten Konawe Selatan,” ungkapnya.
Sebaliknya, Kabupaten Wakatobi mencatat kinerja terbaik.
“Dari semua daerah penerima Dana Desa, Kabupaten Wakatobi menjadi yang paling responsif dengan realisasi penyaluran Dana Desa mencapai 97,56 persen, menjadikannya sebagai kabupaten tercepat dalam proses pencairan,” ujarnya.
DJPb Sultra mendorong agar desa-desa segera melengkapi dokumen persyaratan agar alokasi Dana Desa dapat segera dimanfaatkan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaPolres Baubau Tertinggi Pelanggaran Lalu Lintas di Sultra, 611 Tilang Selama Operasi Patuh Anoa 2025
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







