Dirombak Besar-besaran, 180 Pejabat Pemkot Kendari Dilantik Hari Ini


Kendari - Penjabat Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu, melakukan perombakan besar-besar terhadap pejabat di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari.
Total, ada 180 pejabat yang dirombak dan dilantik hari ini, Jumat (24/3), di Aula Teporombua Balai Kota Kendari.
Dikutip dari website resmi Pemkot Kendari, pejabat yang dilantik hari ini terdiri dari 26 lurah, 57 kepala sekolah, 13 kepala puskesmas, dan dua kepala bidang.
Dua kepala bidang yang dilantik yakni Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Isdjan Rolan, dan Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, Syahrul.
Sementara untuk lurah yakni, Asman Lurah Dapu-dapura, Ahmad Setiawan Balaka Lurah Tipulu, Bastian Tayeb Lurah Wua-wua, Erik Rafsanjani Lurah Bende, Eris Kurniawans Lurah Pondambea, Medi Muhammad Ali Malaka Lurah Lepo-lepo, Waode Pratiwi Lurah Bonggoeya dan Sovian Lurah Tondonggeu.
Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu mengungkapkan, saat ini Pemerintah Kota Kendari tengah membangun kerangka penyelenggaraan manajemen talenta, yang menjadikan kualifikasi kompetensi dan kinerja sebagai parameter utama dalam menempatkan ASN
"Manajemen talenta juga menuntut loyalitas dan integritas, untuk tiga hal terakhir ini saya ingin menyampaikan kepada saudara-saudara loyallah kepada peraturan perundang-undangan. Ini untuk kedua kalinya saya sampaikan saudara-saudari dilantik tidak karena atas maaf intervensi pesanan atau siapa ini perlu saya tegaskan untuk menjawab adanya sekelompok atau oknum yang bermanuver bahwa jabatan ditentukan oleh kedekatan," kata Asmawa.
Asmawa meminta, pada para pejabat yang baru dilantik dan seluruh ASN, agar mampu bersinergi dalam bekerja dan memberikan pelayanan yang berkeadilan tanpa diskriminatif kepada masyarakat Kota Kendari.
Kepada kepala sekolah dan guru-guru diminta untuk menciptakan generasi emas untuk Indonesia emas 2045, sedangkan bagi kepala Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kepada masyarakat agar memberikan pelayanan prima selama satu kali 24 jam.
"Setelah ini saya tidak ingin mendengar lagi adanya keluhan atau laporan dari masyarakat, ada masyarakat yang mau ke puskesmas berobat jam 09.00 pagi belum bisa dilayani, alasannya kepala puskesmasnya belum ada. Saya minta satu kali 24 jam untuk pelayanan kesehatan karena layanan kesehatan adalah layanan dasar yang dibutuhkan oleh masyarakat," katanya.
Hal lain menjadi penekan Pj Wali Kota Kendari adalah, sikap sederhana para ASN Kota Kendari dan menghindari perilaku hedonisme karena masih banyak warga Kota Kendari yang berada di bawah garis kemiskinan.
Sumber: kendarikota.go.id
Editor: Muh Fajar Ragil Ananta
Berita BerikutnyaPuluhan Kendaraan di Kendari yang Terlibat Balap Liar Diamankan Polisi
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







