Dukung IAIN Kendari jadi UIN, Pj Gubernur Sultra Koordinasi Kemenag


Jakarta - Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto, didampingi Rektor IAIN Kendari, Husain Insawan, mengadakan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia, Muhammad Ali Ramdhani.
Pertemuan juga didampingi oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Abu Rokhmad di Kantor Sekjen Kemenag pada Kamis (19/9).
Pertemuan ini bertujuan untuk membahas percepatan transformasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari.
Pj Gubernur Andap menyampaikan bahwa transformasi IAIN Kendari menjadi UIN merupakan langkah strategis yang dinantikan oleh masyarakat Sultra.
Transformasi ini penting tidak hanya untuk memenuhi persyaratan formal sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperluas akses dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam di Sultra.
"Transformasi ini adalah salah satu wujud pemenuhan hak konstitusi masyarakat Sulawesi Tenggara di bidang pendidikan. Kami berharap proses ini dapat berjalan dengan cepat dan lancar, mengingat pentingnya UIN Kendari dalam mendukung peningkatan akses pendidikan Islam di daerah kami," ujar Andap.
Pj Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sultra memberikan dukungan untuk mewujudkan transformasi ini berjalan sesuai harapan.
"Kami akan mengawal setiap tahapan yang diperlukan agar perubahan status IAIN menjadi UIN dapat segera terwujud. Koordinasi ini adalah bagian dari usaha kami untuk mempercepat proses tersebut," tegasnya.
Sekjen Kemenag dalam kesempatan yang sama, menyambut baik kunjungan Pj Gubernur Sultra dan menegaskan bahwa substansi dari kunjungan ini telah diterima dengan baik oleh pihak Kemenag.
“Substansi maksud kunjungan Bapak Pj Gubernur telah kami terima, dan Kementerian Agama berkomitmen untuk mengoptimalkan proses transformasi IAIN Kendari menjadi UIN,” ungkap Sekjen Kemenag.
Ia juga menegaskan bahwa Kemenag akan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sultra untuk mempercepat terwujudnya transformasi tersebut, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh dunia pendidikan dan masyarakat Sultra.
Menutup pertemuan tersebut Pj Gubernur Andap menyerahkan dokumen usulan perubahan bentuk IAIN menjadi UIN kepada Sekjen Kemenag. Rilis.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaPj Bupati Kolut Bakal Luncurkan Program Makanan Bergizi Gratis untuk SD-SMP
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







