Emak-emak di Muna Geruduk Kantor Camat Tolak Pilkades Ghonsume


Muna - Sejumlah emak-emak mendatangi Kantor Camat Duruka, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa (27/9) kemarin.
Kedatangan mereka ke kantor kecamatan itu untuk melaporkan independesi Panitia Pelaksana Kepala Desa (PPKD) yang dituding memihak kepada salah satu Calon Kepala Desa (Cakades) Desa Ghongsume, Muna.
Mereka melaporkan ada enam poin pelanggaran yang secara sengaja dan terang-terangan dilakukan tim PPKD sejak tahapan Pilkadas Desa Ghongsume berlangsung.
Emak-emak menuding, PPKD yang ditunjuk oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) itu terindikasi bekerja tidak secara profesional melainkan sebagai tim sukses salah satu Cakades.
Buktinya, PPKD dengan sengaja menyembunyikan informasi terkait tambahan persyaratan pemberkasan dan dengan sengaja tetap meloloskan berkas salah satu cakades atas nama Halim meski berkas tidak lengkap.
"PPKD baru menyampaikan ke Halim (Cakades) berkasnya belum lengkap nanti pada 26 September malam, itu pun karena warga sudah ributkan, sementara Halim sejak 20 September sudah meminta petunjuk untuk kelengkapan berkas tapi tidak direspon, padahal tahapan pemberkasan berakhir sejak 22 September," terang salah seorang perwakilan emak-emak, Nurmini.
"Ini menjadi kekhawatiran warga saat Halim terpilih jadi kepala desa bisa menjadi ruang pihak cakades yang kalah untuk menggugat kades terpilih di kemudian hari," sambung yang diamini para emak emak.
Emak-emak menilai tindakan PPKD yang tidak pernah transparan dan terbuka dalam menyampaikan setiap jenis tahapan pilkades kepada para cakades membuat kondisi kamtibmas di Desa Ghongsume berpotensi menjadi tidak kondusif.
"Kami simpulkan PPKD terbukti secara sah telah melakukan kesalahan dan mencederai Peraturan Bupati yang harusnya menjadi pijakan konstitusi dalam melaksanakan pilkades serentak," ungkap Nurmini.
Mereka juga meminta kepada desk Pilkades kabupaten kiranya dapat mengevaluasi PPKD Ghonsume, serta menghentikan proses pilkades karena tidak dilakukan secara jujur, transparasi, demokratis, dan konstitusional.
"Kami menolak Pilkades Desa Ghonsume untuk dilanjutkan karena apabila dipaksakan maka bisa mempengaruhi suasana harmonis yang ada dan berpotensi berujung pada konflik horizontal," tegasnya.
Tak hanya itu, emak-emak menuding salah satu tim PPKD Desa Ghongsume atas nama Syarifudin juga diduga masih aktif sebagai pengurus partai politik DPC PDIP Kecamatan Duruka.
"Ini juga bertentangan dengan Perbup Nomor 48 Tahun 2022 tentang pedoman pelaksanaan pimilihan kepala desa pada pasal 14 yang berbunyi panitia pemilihan wajib memenuhi syarat yakni tidak menjadi pengurus partai politik," ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Duruka, Jamaludin yang menerima gerakan penolakan dari warga Desa Ghongsume yang didominasi para emak emak itu berjanji segera menindak lanjuti laporan tersebut.
"Intinya laporan warga Desa Ghongsume sudah kami terima dan segera akan disampaikan kepada desk pilkades kabupaten untuk ditindaklanjuti, olehnya saya minta agar warga tetap menjaga kondusifitas kamtibmas," singkatnya.
Laporan: Arto Rasyid
Berita BerikutnyaSukarno Curi Motor di Konda, Ditangkap Buser 77 di Kendari
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







