Gerakan Indonesia Asri, 3.000 ASN 'Serbu' Teluk Kendari Bersihkan Sampah


Kendari – Pemandangan berbeda terlihat di kawasan Anjungan Teluk Kendari, Jumat (29/5/2026). Sebanyak 3.000 aparatur sipil negara (ASN) bersama unsur TNI, Polri, dan masyarakat turun langsung ke pesisir untuk melaksanakan aksi bersih lingkungan dalam rangkaian "Gerakan Indonesia Asri".
Aksi kolosal ini dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus. Sejak pagi, para peserta tampak antusias menyisir sepanjang kawasan teluk, memungut sampah plastik hingga limbah rumah tangga yang mencemari area pesisir.
Wamendagri Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari program nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. Ia ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah.
"Tujuan utama gerakan ini adalah bagaimana kita mengelola sampah secara terpadu dan membangun budaya bersih di tengah masyarakat," ujar Akhmad Wiyagus di sela-sela kegiatan.
Ia bahkan tidak segan turun langsung ke lapangan. Didampingi Wakil Gubernur Sultra Hugua dan Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Wamendagri berjalan menyusuri pesisir sambil memungut sampah, memberikan teladan langsung kepada ribuan ASN yang hadir.
Wiyagus menekankan, ke depannya pemerintah akan mendorong pengelolaan sampah yang lebih modern. Sampah tidak boleh lagi dipandang sebagai benda tak berguna, melainkan sebagai sumber energi atau produk yang memiliki nilai ekonomi.
Di sisi lain, Wakil Wali Kota Kendari Sudirman menjelaskan bahwa aksi ini bukan hanya agenda seremonial. Bagi Kendari, kebersihan lingkungan adalah masalah krusial yang berkaitan langsung dengan mitigasi bencana.
"Selama ini yang sering menjadi masalah adalah sampah di pinggir jalan kemudian terbawa ke sungai dan drainase. Itu yang menyebabkan banjir di beberapa wilayah Kota Kendari," ungkap Sudirman.
Menurut Sudirman, Pemkot Kendari telah memperketat pengawasan melalui tim di tingkat kecamatan hingga kelurahan. Pihaknya juga terus mendorong agar budaya kerja bakti rutin bukan hanya dilakukan saat ada kunjungan pejabat, tetapi menjadi gaya hidup sehari-hari.
Aksi bersih lingkungan ini diharapkan menjadi pemantik bagi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
Sudirman menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan agar persoalan sampah tidak terus menjadi ancaman bagi keindahan kota maupun kenyamanan warga.
"Harapan kami, kesadaran masyarakat semakin tumbuh untuk menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Ini harus jadi gerakan berkelanjutan," pungkasnya.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat citra Kendari sebagai kota yang tertata, bersih, dan ramah bagi wisatawan. Momentum ini akan menjadi standar baru bagi seluruh elemen masyarakat di Kendari untuk menjaga wajah ibu kota Sulawesi Tenggara tersebut agar tetap asri.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaMaung MV3 Komando, Rantis Kebanggaan Presiden Dipakai Pangdam Hasanuddin Kunker ke Sultra
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







