Guru Honor di Muna Dinonaktifkan Tanpa Alasan, Terancam Gagal Seleksi P3K


Muna - Sartika, seorang guru honorer di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, menghadapi nasib pahit setelah tiba-tiba dinonaktifkan tanpa alasan yang jelas.
Padahal, Sartika sedang bersiap mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru, dan namanya sudah terdaftar di Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Akibat penonaktifan ini, Sartika terancam gagal mengikuti seleksi PPPK karena statusnya di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tidak aktif.
Guru yang sehari-hari mengajar kelas 2 di SDN 2 Kabangka itu mengaku tidak tahu menahu soal penonaktifan Dapodiknya, meskipun ia tetap menjalankan tugasnya sebagai pendidik.
"Saya juga kaget tiba-tiba dapodik saya dinonaktifkan. Padahal setiap hari saya mengajar," ujar Sartika kepada wartawan, Senin (30/9).
Sartika hanya bisa berharap agar Dapodiknya segera diaktifkan kembali. Selama ini, ia selalu patuh pada perintah kepala sekolah dan tidak terlibat dalam kegiatan politik.
"Setiap perintah dari kepala sekolah selalu saya ikuti. Kalau soal politik, saya tidak mengerti. Apa yang diperintahkan pimpinan, itulah yang saya ikuti," katanya.
Namun, Sartika menduga penonaktifan Dapodiknya mungkin terkait dengan pilihan politik suaminya, yang mendukung salah satu pasangan calon bupati.
"Mungkin gara-gara suami saya mendukung Pak Rajiun. Tapi kan itu hak politik suami saya, tidak ada hubungannya dengan saya. Kalau pun saya pernah ikut kampanye atau absen mengajar, barulah wajar jika dapodik saya dinonaktifkan," jelasnya.
Sartika menambahkan, pengorbanannya selama menjadi guru honorer tidak sebanding dengan honor yang ia terima. Ia mengajar setiap hari dan terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler, namun gajinya hanya dibayarkan tiga bulan sekali dalam setahun.
Di sisi lain, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muna belum memberikan keterangan resmi terkait penonaktifan ini. Ketika dihubungi oleh wartawan Sultranesia.com melalui WhatsApp, Kepala Dinas Pendidikan Muna, Rahmat Raeba, belum merespons.
Sementara itu, Indri, operator Dinas Pendidikan Muna, mengaku terkejut dengan penonaktifan Dapodik Sartika. Ia baru mengetahui hal ini setelah diminta oleh Kabid GTK untuk mengecek data tersebut.
"Saya juga kaget, selama beberapa bulan ini tidak ada perubahan apapun yang dilakukan pada Dapodik," ungkap Indri. Meski demikian, Sartika masih mengajar di kelas 2 SDN 2 Kabangka, meskipun namanya sudah tidak aktif di Dapodik.
Laporan: Denyi Risman
Berita BerikutnyaPimpin Apel Gabungan Pemprov Sultra, Pj Gubernur Sampaikan Hal Penting Ini
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







