Pimpin Apel Gabungan Pemprov Sultra, Pj Gubernur Sampaikan Hal Penting Ini


Kendari - Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto, memimpin apel pagi gabungan Aparatur Sipil Negara lingkup Pemerintah Provinsi (Pempro) di lapangan upacara kantornya pada Senin (30/9).
Mengawali arahannya, Andap menyampaikan kembali mengenai perpanjangan dirinya sebagai Pj Gubernur Sultra, sebagaimana terdapat dalam Kepres Nomor 98/P Tahun 2024 tentang pemberhentian dan pengangkatan Pejabat Gubernur.
"Alhamdulillah, saya masih diberikan amanah dan kepercayaan untuk menjadi Pj Gubernur sampai dengan dilantiknya Gubernur Sultra definitif pada Februari 2025 apabila tidak ada perselisihan hasil pemilu," ujarnya.
Pj Gubernur mengingatkan tentang kesiapan Pilkada Serentak tahun 2024 di Sultra, dimana untuk tahap pemungutan suara hanya tersisa 57 hari lagi.
"Intensifikasi dan koordinasikan kesiapan Pilkada dengan penyelenggara, pengawas, pengaman dan segenap komponen masyarakat," kata Andap.
"Komunikasikan dengan KPU, Bawaslu, TNI dan Polri terkait kesiapan logistik Pilkada dan distribusinya di wilayah 3T, TPS dan segala sarana kebutuhan lainnya, langkah antisipasi untuk mengelimir potensi kerawanan dan sebagainya dalam rangka mewujudkan Pilkada dapat berjalan lancar, aman, damai dan kondusif," tekannya.
Andap menjelaskan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NHPD) Pemprov Sultra ke KPU dan Bawaslu serta Pengamanan Pilkada yang telah terealisasi 100 persen dalam 2 tahap pencairan.
Berdasarkan hasil Rapat Pleno terbuka pada 22 September kemarin, telahb ditetapkan total Daftar Pemilih Tetap (DPT) Sultra sebanyak 1.876.792 jiwa dengan TPS sebanyak 4.611.
"Dengan ditetapkannya DPT dan TPS di Sultra ini, tentu kita harus lebih mengantisipasi sejak dini berbagai hal. Jangan sampai terjadi hal - hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Sebut saja kekurangan atau salah ditribusi logistik Pilkada di TPS, yang berujung pemilihan ulang, atau terjadi sengketa. Kita harus pastikan segala sesuatunya sudah siap," ujar Andap.
Lebih lanjut Andap sampaikan harus juga intens juga memonitor apabila terjadi sengketa Pilkada, meski kita semua tentu tidak berharap itu terjadi.
Seperti diketahui, sengketa Pilkada memiliki jalur penyelesaian yang berbeda. Pertama, sengketa terkait hasil Pilkada, diajukan dan diselesaikan oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Sedangkan yang kedua, sengketa proses atau administratif, diselesaikan oleh Bawaslu, dan apabila tidak puas dapat membawa kasus tersebut ke PTUN.
Selain itu, Pj Gubernur menyampaikan bahwa pada tahun kemarin, Sultra telah berhasil melalui masa sulit akibat fenomena cuaca El Nino dan La Nina.
Namun kini Sultra kembali dihadapkan pada potensi El Niño yang berpotensi dapat memicu kekeringan.
Dalam hal ini, Andap mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi kondisi ekstrem. El Nino, fenomena iklim yang menghangatkan suhu di Samudra Pasifik, dapat mempengaruhi pola curah hujan dan produksi pertanian Sultra.
Untuk itu, Andap menekankan langkah-langkah mitigasi yang perlu segera disiapkan, khususnya di sektor pertanian.
"Kita harus mempercepat program pompanisasi untuk memastikan pasokan air tetap terjaga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah juga harus proaktif, jangan sampai penanganan bencana terlambat, dan Dinas Sosial harus siap dengan langkah-langkah antisipasi terhadap dampak sosial yang mungkin terjadi," jelasnya.
Pada kesempatan ini juga, Andap mengulas kembali pengelolaan keuangan masing-masing perangkat daerah, dengan poin jangan sampai terjadi temuan berulang seperti pelaksanaan belanja barang, pertanggungjawaban perjalanan dinas, kekurangan volume dalam pekerjaan dan keterlambatan pekerjaan.
"Saya tegaskan jangan sampai ada temuan berulang, dan saya minta untuk seluruh perangkat daerah bersikap transparan, profesional dan akuntabel dalam mengelola anggaran," tegas Andap.
Selanjutnya, Pj Gubernur menjelaskan proses penyusunan KUA-PPAS 2024 yang telah selesai pada 25 September kemarin. Andap menyampaikan harapannya dengan adanya KUA-PPAS 2024 ini, dapat menjadi landasan kokoh untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mendorong pengembangan daerah.
"Saya yakin jika kita mengelolanya dengan baik dan menjalankan sistem pemerintahan yang presisi, kita akan semakin baik dalam melaksanakan pelayanan publik sesuai harapan masyarakat di Sultra," ujarnya.
Pj Gubernur menutup arahannya dengan memberikan motivasi kepada seluruh ASN peserta apel, agar bekerja secara Adaptif, Berintegritas tinggi, dan Respon secara cepat terhadap layanan publik. Rilis.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaPelayanan Disdukcapil Muna Barat Banjir Kritikkan di Medsos
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







