Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari

Sultranesia
1 Min Baca
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Korban tewas terkapar bersimbah darah. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa jam setelah kejadian.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, membenarkan penangkapan tersebut saat dikonfirmasi pada Rabu (28/10/2026).

“Alhamdulillah, sudah kami amankan tadi subuh,” kata Welliwanto.

Meski demikian, Welliwanto belum mengungkap identitas terduga pelaku maupun kronologi lengkap pembunuhan tersebut.

Polisi masih melakukan pengembangan dan pemeriksaan untuk mengungkap lebih jauh kasus itu.

“Kami sedang pengembangan, masih di lapangan,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang pekerja bangunan ditemukan tewas bersimbah darah di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, pada Selasa (27/10/2026) malam. Polisi memastikan korban meninggal dunia akibat dugaan tindak penganiayaan berat.

Informasi awal yang dihimpun polisi menyebutkan, korban dan terduga pelaku sempat mengonsumsi minuman keras sebelum insiden terjadi.

Kapolsek Baruga, AKP Hazmil Hamzah, mengatakan berdasarkan keterangan saksi, korban awalnya mencari masalah dengan terduga pelaku setelah mereka minum minuman keras bersama.

Saksi sempat berupaya melerai keduanya. Namun, korban disebut tetap bersikeras ingin menemui terduga pelaku.

“Meski sudah dilerai, korban ini ngotot mau ketemu sama pelaku. Itu informasi awalnya,” jelas Hazmil.

Menurutnya, korban kemudian dibawa ke lokasi kejadian. Namun, saksi mengaku tidak mengetahui secara pasti apa yang terjadi setelah korban bertemu dengan terduga pelaku.

Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa tersebut, termasuk motif dan penyebab pasti pembunuhan. Identitas terduga pelaku serta keterangan lebih lanjut mengenai kasus ini akan diungkap setelah proses pemeriksaan dan pengembangan selesai.


Editor: Muh Fajar

Berita BerikutnyaDicari hingga ke Ruang Kerja, Ridwan Badallah Bersembunyi di Balik Staf Perempuan
Bagikan:

Baca Juga