Hari Terakhir Pasar Murah di Balai Kota Kendari, Beras SPHP Diburu Emak-emak


Kendari - Hari terakhir pelaksanaan pasar murah di halaman Balai Kota Kendari, Jumat (13/2), disambut dengan antusiasme tinggi dari warga.
Sejak pagi, ratusan masyarakat sudah memadati lokasi demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama beras SPHP dan minyak goreng.
Bahkan, belum genap satu jam sejak penjualan dibuka, stok beras langsung ludes diserbu pembeli.
Warga mulai mengantre sejak pukul 08.00 Wita, sementara penjualan baru dimulai sekitar pukul 09.20 Wita. Antrean yang semakin padat membuat panitia memberlakukan pembatasan pembelian.
Jika pada hari-hari sebelumnya warga masih bisa membeli hingga 10 kilogram atau dua karung, pada hari terakhir ini setiap orang hanya diperbolehkan membeli satu karung atau 5 kilogram beras.
Beras SPHP dijual seharga Rp 50 ribu per karung, jauh lebih murah dibanding harga pasar. Selisih harga inilah yang menjadi daya tarik utama, membuat warga rela datang lebih awal agar tidak kehabisan.
Total stok beras yang disiapkan panitia mencapai 400 karung atau sekitar 2 ton. Namun, jumlah tersebut harus dibagi karena pada waktu bersamaan pasar murah juga digelar di dua lokasi lain, yakni kawasan MTQ dan Kantor Camat Puuwatu. Pembagian titik penjualan ini membuat stok di Balai Kota Kendari lebih cepat menipis.
Selain beras, minyak goreng Minyak Kita juga menjadi komoditas favorit dengan harga Rp15.700 per liter. Gula pasir premium dijual Rp17.500 per kilogram. Sementara itu, sirup DHT ditawarkan seharga Rp26.400 dan sirup ABC Rp11.000 per botol.
Warga mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini, terutama menjelang Ramadan saat harga kebutuhan pokok cenderung naik. Mereka berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
Tingginya antusiasme warga pada hari terakhir ini menjadi gambaran nyata bahwa kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau masih sangat dibutuhkan.
Pemerintah pun diharapkan terus menghadirkan program serupa sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaDiintai Tiga Hari, Polisi Akhirnya Tangkap Pengedar Sabu di Puuwatu Kendari
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







