Hilang 5 Hari di Laut, Nelayan Konawe Ditemukan Selamat dalam Kondisi Lemas


Morowali - Setelah lima hari terombang-ambing di lautan luas, Mustafa (55), nelayan asal Desa Sawapudo, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, akhirnya ditemukan dalam kondisi lemas. Ia ditemukan dalam keadaan tertidur di atas longboatnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S., mengungkapkan bahwa Mustafa ditemukan oleh seorang nelayan bernama Rendi (25), warga Wawonii, pada Kamis (13/3) pagi sekitar pukul 09.13 WITA.
“Korban ditemukan sekitar 22,84 nautical mile (NM) arah selatan dari lokasi kejadian atau sekitar 7 NM dari Pulau Wawonii. Saat ditemukan, korban dalam keadaan tertidur di atas longboatnya dengan kondisi tubuh yang sudah lemas,” ujar Amiruddin.
Bagaikan kisah yang nyaris berakhir tragis, Mustafa akhirnya kembali ke daratan setelah didera kejamnya laut selama lima hari. Ia segera dievakuasi ke Desa Sawapudo untuk mendapatkan perawatan. Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.
Peristiwa ini bermula pada Sabtu (8/3) ketika Mustafa bersama tiga nelayan lainnya berangkat dari Soropia menuju Pulau Kokoila untuk mencari cumi. Malam itu, lautan tampak bersahabat, hingga angin kencang tiba-tiba menerjang sekitar pukul 22.30 WITA.
“Tiga nelayan berhasil kembali ke kapal, tetapi korban tidak kunjung kembali. Pencarian oleh pihak keluarga dan masyarakat setempat dilakukan, namun hasilnya nihil,” jelas Amiruddin.
Gelombang yang menderu seolah menelan Mustafa tanpa jejak. Harapan mulai samar, tetapi keluarganya tak pernah berhenti menanti. Operasi pencarian pun digelar, melibatkan berbagai unsur, termasuk Staf Operasi KPP Kendari, Pos SAR Konawe Utara, SROP Kendari, ABK Kapal Gae, serta masyarakat dan keluarga korban.
Sejumlah peralatan dikerahkan, mulai dari Rigid Inflatable Boat (RIB), longboat, kapal Gae, hingga peralatan medis dan komunikasi.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaWali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari Tunaikan Kewajiban Bayar Zakat Fitrah
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







