Iduladha 2026, PT GKP Tebar 19 Ekor Hewan Kurban, Perkuat Perekonomian Lokal


Konawe Kepulauan - Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan PT Gema Kreasi Perdana (GKP) untuk berbagi sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat desa di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara.
Melalui program Tebar Hewan Kurban, PT GKP menyalurkan sebanyak 19 ekor sapi kurban kepada masyarakat di wilayah lingkar tambang.
Hewan kurban tersebut didistribusikan ke sejumlah desa, di antaranya Sukarela Jaya, Dompo-Dompo Jaya, Roko-Roko, Bahaba, Teporoko, Lawey, Lampeapi, Nambo Jaya, Sainoa Indah, Polara, Sinar Mosolo, Mosolo, hingga Sinaulu Jaya.
Program ini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan sosial dan keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat ekonomi lokal, khususnya bagi peternak dan pelaku usaha kecil yang terlibat dalam distribusi hewan kurban.
Community Development Supervisor PT GKP, Muhammad Sahib Fabanyo, mengatakan pihaknya ingin kehadiran perusahaan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.
“Di tengah kondisi ekonomi yang sulit seperti sekarang, perusahaan berharap momentum ini dapat membantu meningkatkan daya beli masyarakat, memperluas perputaran uang di desa, dan mendorong konsumsi pangan bergizi bagi masyarakat,” ujarnya.
Bantuan hewan kurban tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat desa penerima manfaat. Sekretaris Desa Sinar Mosolo, La Bania, mengaku Idul Adha menjadi momen yang sangat dinantikan warga setiap tahunnya.
Menurutnya, harga daging yang cukup mahal membuat masyarakat lebih mudah menikmati dan mengakses daging saat momentum Idul Adha maupun Idul Fitri.
“Di Desa Mosolo ini, selain karena daging harganya mahal, setiap tahunnya masyarakat dimudahkan untuk mengakses dan mengonsumsi daging hanya pada dua momentum tradisi di Idul Adha dan Idul Fitri. Kami percaya kurban selalu menyatukan keluarga di sini karena memberikan berkah untuk semua,” katanya.
Ia juga berharap program bantuan hewan kurban dari perusahaan dapat terus berlanjut karena dinilai sangat membantu masyarakat desa.
“Perusahaan sangat diharapkan untuk terus memberikan dukungan pembelian dan pendistribusian hewan kurban seperti ini kepada masyarakat. Ini sangat membantu ekonomi masyarakat,” lanjutnya.
Hal senada disampaikan Aparat Desa Sukarela Jaya, Azaluddin. Ia menilai program kurban PT GKP menjadi jembatan memperkuat hubungan emosional antara perusahaan dan masyarakat setempat.
“Terima kasih kepada PT GKP sudah memberikan sumbangsih hewan kurban di Idul Adha ini. Momentum ini mendorong sinergitas dan penguatan hubungan emosional antara perusahaan dengan masyarakat setempat,” ujarnya.
Tak hanya dirasakan masyarakat penerima manfaat, program kurban tersebut juga membawa berkah bagi peternak lokal di Wawonii. Salah satunya Kamal, peternak asal Desa Lampeapi Raya, yang mengaku penjualan sapi kurban tahun ini meningkat signifikan.
“Saya adalah peternak milenial bentukan dari Kabupaten Konawe Kepulauan. Terima kasih untuk PT GKP telah memberikan rezeki untuk kami lewat penjualan sejumlah sapi,” katanya.
Menurut Kamal, meningkatnya permintaan sapi kurban turut menggerakkan sektor ekonomi lain di desa, mulai dari transportasi hingga penyedia pakan ternak.
“Penjualan hewan kurban di momentum Idul Adha tahun 2026 ini sangat signifikan, khususnya untuk sapi. Karena ini menaikkan taraf hidup masyarakat, apalagi bagi peternak seperti saya. Selain itu, masyarakat lain yang bekerja di sektor transportasi hewan kurban dan pakan ternak juga mendapat limpahan rezeki,” jelasnya.
Ia berharap PT GKP terus melibatkan peternak lokal dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa agar manfaat keberadaan perusahaan semakin dirasakan warga sekitar.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaPolisi Bongkar Pabrik Rumahan Sinte di BTN Djavino Kendari, Dua Orang Ditangkap
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







