Jaga Stok Pangan, Pemkot Kendari Gandeng Sidrap Jadi Pemasok Utama

Sultranesia
2 Min Baca
Jaga Stok Pangan, Pemkot Kendari Gandeng Sidrap Jadi Pemasok Utama
Pemkot Kendari menjalin kerja sama perdagangan dengan Pemkab Sidrap. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran dan Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, di Ruang Rapat Wali Kota Kendari, Juma

Kendari - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mengambil langkah strategis untuk mengamankan stok pangan demi menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pemkot Kendari resmi menjalin kerja sama perdagangan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran dan Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, di Ruang Rapat Wali Kota Kendari, Jumat (29/5/2026).

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, blak-blakan mengenai urgensi kerja sama ini. Ia mengungkapkan bahwa kebutuhan komoditas telur di Kota Kendari melonjak tajam seiring dengan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Di Kota Kendari, untuk telur sendiri, kami butuh per hari 98 ribu butir telur. Kebutuhan itu baru difokuskan pada sistem MBG. Sementara untuk kebutuhan masyarakat luas dan restoran tentu lebih besar lagi,” ujar Siska.

Ia menyadari bahwa produksi lokal Kendari belum mampu menopang volume kebutuhan sebesar itu. Oleh karena itu, Sidrap dipilih karena reputasinya sebagai salah satu lumbung pangan nasional yang memiliki produktivitas tinggi di sektor pertanian dan peternakan.

Kerja sama ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga melibatkan peran masyarakat. Bupati Sidrap mengungkapkan ribuan warga asal Sidrap yang kini menetap di Kendari akan menjadi "jembatan" atau fasilitator utama dalam distribusi komoditas ini.

“Beras dan telur tentu kami siap menyuplai kebutuhan pangan di Kota Kendari. Produksi dari Sidrap nantinya juga akan dipasarkan melalui masyarakat Sidrap yang tinggal di Kendari,” jelas Syaharuddin.

Menurutnya, kedekatan emosional dan jaringan diaspora Sidrap di Kendari dari berbagai profesi akan mempercepat kelancaran rantai pasok antara daerah asal dan daerah tujuan.

Lebih dari sekadar urusan perut, kerja sama ini juga menjadi ajang tukar ilmu. Jika Kendari membutuhkan pasokan pangan dari Sidrap, sebaliknya, Sidrap tertarik mengadopsi ilmu tata kelola perkotaan dari Kendari.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, mengaku kagum dengan kemajuan dan estetika Kota Kendari. Ia menyatakan keinginannya untuk belajar mengenai penataan kota agar dapat diterapkan di wilayahnya.

“Kami juga siap belajar bagaimana menata Kabupaten Sidrap seperti cantiknya dan kemajuan Kota Kendari sekarang,” ungkapnya.

Kerja sama ini diharapkan menjadi model sinergi antar-daerah yang saling menguntungkan. Wali Kota Siska pun berkomitmen untuk meninjau langsung ke Kabupaten Sidrap dalam waktu dekat guna memperdalam potensi kolaborasi di sektor-sektor lainnya.


Editor: Redaksi

Berita BerikutnyaEksekusi Lahan PT OSS Ditunda, Ketua PN Unaaha Dinilai Kangkangi UU MA
Bagikan:

Baca Juga