Jelang Idul Adha, Harga Cabai di Pasar Kendari Tembus Rp 75 Ribu Per Kg


Kendari - Menjelang lebaran Idul Adha 1445 Hijriah Tahun 2024 harga cabai di pasar tradisional Kota Kendari merangkak naik.
Pantauan langsung Sultranesia di Pasar Mandonga pada Selasa (11/6), kenaikan harga cabai ini dikeluhkan pedagang karena membuat omset mereka menurun karena berkurangnya daya beli masyarakat.
Dari harga yang dipantau, di Pasar Basah Mandonga Kendari, harga cabai rawit merah kini memcapai Rp 75.000 per kilogram yang sebelumnya Rp 35.000 per kilogram. Sama dengan Harga cabai merah keriting kini tembus Rp 75.000 per kilogram, sebelumnya Rp 35.000 per kilogram.
Sedangkan harga cabai merah besar yang sebelumnya hanya Rp 35.000 per kilogram kini melambung menjadi Rp 50.000 per kilogram.
Harga cabai tersebut diperkirakan akan terus mengalami kenaikan. Naiknya harga cabai membuat pedagang khawatir karena akan membuat minat pembeli menjadi turun.
Salah seorang penjual di Pasar Basah Mandonga Firdah (43) mengungkapkan, kenaikan harga cabai memang terjadi setiap tahun.
"Tiap tahun pasti naik begini, ini juga kita tidak pastikan mau naik lagi atau tidak,"ujarnya.
"Lebih tinggi tahun sebelumnya yang tembus ratusan ribu," ungkapnya.
Selain cabai, harga tomat juga mengalami kenaikan yang sebelumnya Rp 22.000 per kilogram kini tembus menjadi Rp 24.000 per kilogram dan sampai saat ini belum ada penurunan harga.
Laporan: Rijal
Berita BerikutnyaAmsar Center Cup I di Muna Barat Resmi Dibuka
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







