Jetty PT IMN Kembali Beroperasi, Ampuh Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Koordinat


Kendari - Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menyoroti operasional jetty atau terminal khusus milik PT Integra Mining Nusantara (IMN) di Kabupaten Konawe Selatan yang diduga tidak sesuai dengan titik koordinat yang telah ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan.
Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo, mengungkapkan bahwa persoalan tersebut sebenarnya telah mereka soroti sejak tahun 2021.
Saat itu, pembangunan terminal khusus PT IMN diduga tidak sesuai dengan koordinat yang diterbitkan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
“Kami sudah pernah menyoroti masalah jetty PT Integra Mining Nusantara pada tahun 2021 lalu. Sehingga kegiatan di sana saat itu sempat terhenti,” kata Hendro kepada media ini, Senin (22/6).
Menurut Hendro, apabila PT IMN masih menggunakan jetty lama yang sebelumnya dipersoalkan, maka berpotensi terjadi pelanggaran terhadap ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.
“Aturannya jelas, lokasi pembangunan terminal khusus harus sesuai dengan koordinat yang diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut,” tegasnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan pihaknya beberapa tahun lalu, koordinat terminal khusus PT IMN yang tercantum dalam dokumen perizinan berada di wilayah Kabupaten Kolaka, bukan di Kabupaten Konawe Selatan.
Atas dasar itu, Ampuh Sultra meminta Dinas Perhubungan Provinsi Sultra bersama perwakilan Kementerian Perhubungan di daerah untuk turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap jetty PT IMN yang berada di Desa Wonuakongga, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan.
“Ini harus dilakukan verifikasi kembali, karena pembangunan terminal khusus PT IMN harus sesuai dengan koordinat dari Kementerian,” ujarnya.
Selain meminta verifikasi lapangan, Ampuh Sultra juga berencana melayangkan surat resmi kepada Kementerian Perhubungan c.q. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terkait rencana pengoperasian terminal khusus PT IMN tersebut.
“Yang jelas, koordinat yang sudah diterbitkan tidak bisa dipindahkan. Artinya, pembangunan terminal khusus PT IMN di Konawe Selatan berpotensi melanggar hukum jika terbukti tidak sesuai dengan koordinat yang diterbitkan. Jika tetap dioperasikan, maka konsekuensinya bisa mengarah pada pidana,” pungkas Hendro.
Editor: Redaksi
Berita Berikutnya10 Kampus Paling Hijau di Indonesia, UHO Masuk Daftar
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







