Kades Pesouha yang Bentak Guru dan Siswa SMKN 9 Kolaka Minta Maaf


Kendari - Kepala Desa Pesouha, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Yastin Sutrisno, meminta maaf kepada guru dan siswa SMKN 9 Kolaka.
Permintaan maaf itu langsung ia sampaikan di hadapan guru dan siswa saat apel pagi pada Kamis (5/10).
Permintaan maaf Yastin tersebut terkait peristiwa yang terjadi pada Senin, 25 September 2023 lalu dimana saat itu dia membentak guru dan siswa SMKN 9 Kolaka yang melakukan protes dampak debu dari aktivitas kendaraan proyek dan tambang.
Dikonfirmasi Sultranesia.com melalui telepon, Kamis (5/10 ) malam, Yastin membenarkan bahwa dia telah meminta maaf langsung kepada para guru dan siswa di sekolah. "Iya pak, benar. Sudah, saya sudah meminta maaf," kata Yastin.
Permintaan maaf Yastin di hadapan para siswa dan guru juga direkam dalam video berdurasi 4 menit 27 detik yang diterima Sultranesia.com:
Berikut pernyataan permintaan maafnya:
Saya sebagai kepala desa menindaklanjuti kejadian hari Senin beberapa hari lalu saat aksi demonstrasi karena saya digiring semua ini dari media-media, saya sebagai kepala desa meminta maaf jika ada kata-kata saya yang saya perbuat kepada guru maupun siswa-siswi.
Terlapas dari itu saya sebagai manusia biasa meminta maaf kepada seluruh guru dan siswa-siswa, saya sebagai manusia biasa tidak luput dari salah dan kehilafan yang saya lakukan.
Yang saya lakukan juga demi memperjuangkan hak-hak para siswa, guru juga supaya disiram, sudah dilakukan.
Mungkin ada pertayaan kepada tidak disiram, karena sebentar lagi, alhamudlilah, jalan umum, jalan perkuburan yang dilalui di depan SMK pertambangan akan diaspal.
Jadi ke depannya, silaturahmi guru, siswa dengan pemerintah desa harus tetap dijalin, jangan lagia sekat-sekat guru siswa guru dengan pemerintah desa. Sama-sama kita kita bangun kita punya pemerintahan.
Saya minta juga adik-adik, walaupun ada spontan, tolong konfirmasi dulu ke pemerintah karena kita ini bernaung di Desa Pesouha, jangan langsung aksi, ada kepala sekolahnya, ada gurunya, ada pemerintahannya, ada Bhabinkamtibmas, kayak kemarin itu langsung-langsung saja, kayak tidak ada pemerintah, main blokade-blokade, kalau ada insiden siapa yang mau bertanggung jawab. Contoh kemarin adek-adek ada yang tidak senang langsung lakukan pelemparan di situ, untuk tidak kena, hanya bodi mobil saja, kalau kena kaca panjangan lagi urusannya.
Terlepas dari itu, saya minta maaf, saya minta maaf kepada anak-anak saya. Jadi tidak ada lagi dendam di antara kita, karena adik-adik saya ini, sebentar lagi kalau tamat pasti cari pekerjaan di PT yang ada di sekitar Pomalaa ini. Jadi saya minta tolong siswa-siswi untuk terus belajar dan menunjukan bahwa kalian yang terbaik.
Editor: Muh Fajar RA
Berita BerikutnyaPolisi Kembali Tangkap Kurir Narkoba di Kendari, 10 Gram Sabu Disita
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







