Kakek 62 Tahun di Muna Barat Tewas Terjatuh dari Pohon Enau Setinggi 8 Meter


Muna Barat - Nasib nahas menimpa Andi Baru (62), warga Desa Waulai, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra). Ia tewas setelah terjatuh dari pohon enau setinggi sekitar 8 meter saat sedang menyadap air nira.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 05.30 Wita. Korban terjatuh saat berada di atas pohon enau di kebun miliknya.
Kapolsek Lawa Ipda Jaman mengatakan, insiden tersebut disaksikan langsung oleh istri korban, Wa Usu (40).
Kejadian bermula saat korban bersama istrinya berangkat ke kebun dari rumah mereka pada pukul 04.50 Wita.
Setibanya di kebun, korban kemudian menyadap air nira dari dua pohon enau. Setelah selesai, korban beranjak memanjat pohon ketiga.
Saat berada di atas pohon, korban sempat meminta istrinya mengambil jeriken kosong yang berada sekitar 20 meter dari lokasi.
Namun, ketika sang istri hendak mengambil jeriken, tiba-tiba terdengar suara dentuman keras dari arah bawah pohon.
"Ketika menoleh, saksi melihat suaminya sudah tergeletak terlentang di tanah," kata Jaman.
Wa Usu kemudian berlari menghampiri suaminya dan memangku kepala korban. Saat itu, Andi Baru masih sempat merintih dan mengucapkan kalimat yang membuat istrinya panik.
"Saya sudah mau mati," ucap korban sebelum akhirnya tak sadarkan diri.
Dalam kondisi panik, Wa Usu langsung berlari meminta bantuan warga sekitar, La Pili (55). Namun, saat keduanya kembali ke lokasi, korban sudah dipastikan meninggal dunia.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, polisi menduga korban terjatuh akibat kelalaian teknis. Simpul tali nilon yang digunakan sebagai pengaman badan saat beraktivitas di atas pohon diduga tiba-tiba terlepas.
"Berdasarkan hasil olah TKP awal, korban diduga terjatuh akibat kelalaian teknis. Simpul tali nilon yang digunakannya sebagai pengaman badan saat beraktivitas di atas pohon mendadak terlepas," ujar Jaman.
Sementara itu, pihak keluarga menyatakan telah ikhlas menerima kejadian tersebut sebagai musibah murni. Keluarga juga menolak dilakukan visum maupun autopsi terhadap jenazah korban.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaPolsek Kolono Pasang Baliho Maklumat Kapolda Sultra, Warga Diingatkan Bahaya dan Sanksi Karhutla
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







