Ketum Kadin Anindya Bakrie Tinjau Distribusi MBG di Sekolah Inklusif Kendari


Kendari - Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie meninjau pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar di Kingdom Academy Kendari pada Rabu (27/8).
Sekolah ini merupakan salah satu pusat pendidikan inklusif di Kota Kendari.
Diketahui, pendidikan Inklusif merupakan sistem layanan pendidikan yang mengatur agar siswa dapat dilayani di sekolah terdekat, di kelas reguler bersama-sama teman seusianya.
Sistem pendidikan ini tanpa mengkhususkan kelas siswa berkebutuhan khusus dan siswa lainnya.
Saat meninjau, Anindya datang bersama Ketua Kadin Sulawesi Tenggara Anton Timbang. Putra pertama Abu Rizal Bakrie ini disambut riuh tepuk tangan pelajar usia dini.
Anindya juga sempat berbicara dan berdiskusi dengan mereka di sela-sela pemberian MBG dalam ruangan kelas.
Dalam sambutannya, ia mengatakan MBG merupakan program Presiden Prabowo Subianto yang harus disukseskan. Kata dia, presiden berusaha membuat semua peserta didik di Indonesia mendapat suplai makanan bergizi setiap hari.
"Kadin berupaya ikut mengawal program ini ikut memastikan semua peserta didik di seluruh Indonesia bisa mendapat makan bergizi tiap hari," ujar Anindya.
Dia mengatakan, peserta didik harus semangat belajar. Harapannya, dengan makan bergizi setiap hari, pelajar Indonesia bisa mencapai tujuan yang mereka inginkan," kata Anindya.
Dia berharap, pemberian MBG merata di Seluruh Indonesia bagi seluruh peserta didik. Dia juga mengapresiasi Inisiatif Kadin Sulawesi Tenggara dibawah Anton Timbang dalam mendorong suksesnya pemberian MBG di seluruh sekolah di Sultra tanpa membeda-bedakan jenis sekolah dan kebutuhan peserta didik.
"Tuhan menciptakan setiap manusia berbeda dan istimewa, namun mereka harus mendapatkan pendidikan, kesejahteraan dan asupan nutrisi yang sama untuk masa depan mereka, Kadin Indonesia hadir mengawal hal ini memastikan semua terdistribusi merata," ujar Anindya Bakrie.
Ketua Kadin Anton Timbang mengatakan, Kadin Sultra peduli terhadap program MBG Presiden Prabowo. Saat ini, pihaknya berupaya menyuplai dan mengawal penyediaan MBG bagi pelajar di 17 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.
"Kami berharap, dengan MBG bisa membentuk peserta didik di Sulawesi Tenggara menjadi generasi cerdas, generasi emas," pungkas Anton Timbang.
Pada kesempatan ini, Anindya Bakrie juga sempat berbagi uang saku bagi sejumlah peserta didik. Rilis.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaAbu Hasan Sindir Kader Golkar di DPP: Jangan Hanya Muncul Saat Musda
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







