Konkep Catat Pengangguran Terendah di Sultra, TPT Hanya 1,52 Persen

Sultranesia
2 Min Baca
Konkep Catat Pengangguran Terendah di Sultra, TPT Hanya 1,52 Persen
Ilustrasi pengangguran. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari - Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) patut berbangga. Di tengah susahnya mencari kerja, di kabupaten yang baru berusia 13 tahun ini angka jumlah Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) justru paling rendah kalau dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Melirik pada data di situs resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra per 21 Januari 2026 lalu (data 2025), pengangguran di Konkep yang mempunyai jumlah penduduk sekitar 41 ribu jiwa ini hanya 1,52 persen, atau kurang lebih 623 orang.

Meski angka ini mengalami kenaikan tipis dibandingkan Agustus 2024 (1,51 persen), Konawe Kepulauan tetap menjadi daerah dengan serapan tenaga kerja paling stabil di Bumi Anoa.

Menyusul di posisi kedua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) mencatatkan performa impresif dengan penurunan angka pengangguran dari 1,64 persen di tahun 2024 menjadi 1,62 persen pada data terbaru.

Tren positif juga terlihat di Kabupaten Buton Utara (Butur) yang berhasil menekan angka pengangguran secara signifikan dari 2,13 persen menjadi 1,98 persen.

Beberapa daerah lain yang menunjukkan penurunan angka pengangguran dibandingkan tahun sebelumnya antara lain:

Kolaka turun menjadi 2,25 persen pada 2025 (sebelumnya 2,59 pada tahun 2026). Lanjut Kabupaten Konawe juga turun menjadi 2,81 persen pada 2025 dan pada tahun sebelumnya 2,95 persen.

Buton Selatan (Busel) juga turun cukup dalam menjadi 2,92 persen pada 2025 dimana sebelumnya mencapai 3,48 persen.

Kota Baubau turun tipis ke angka 3,95 persen pada 2025 dimana sebelumnya 3,99 persen pada 2024.

Namun, tantangan besar masih terlihat di beberapa wilayah perkotaan dan kabupaten lainnya. Kota Kendari tercatat sebagai wilayah dengan tingkat pengangguran tertinggi di Sultra menurut data terbaru, yakni mencapai 5,94 persen, naik dari tahun sebelumnya yang berada di angka 5,67 persen.

Kenaikan cukup signifikan juga dialami oleh Kabupaten Konawe Utara (Konut) yang melonjak dari 2,40 persen di tahun 2024 menjadi 3,99 persen di tahun 2025.

Demikian pula dengan Kabupaten Bombana yang naik dari 1,43 persen menjadi 2,52 persen, serta Kabupaten Wakatobi yang kini berada di angka 3,82 persen dari sebelumnya 3,02 persen.

Secara keseluruhan, TPT di level provinsi pada 2025 berada di angka 3,31 persen. Angka ini menunjukkan kenaikan tipis dibandingkan rata-rata TPT pada 2024 yang tercatat sebesar 3,09 persen.

Data ini diharapkan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan perluasan lapangan kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, guna menekan angka pengangguran terutama di wilayah-wilayah yang mengalami tren kenaikan.


Editor: Redaksi

Berita BerikutnyaMenara Pandang Pantai Nirwana Baubau Dibongkar Demi Keselamatan Pengunjung
Bagikan:

Baca Juga