Korem Jelaskan soal Aktivis Diamankan saat Kunker Wapres di Kendari


Kendari - Seorang aktivis bernama Laode Rifat sempat diamankan saat kunjungan kerja (Kunker) Wakil Presiden RI Maruf Amin di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Rabu (20/3).
Kepala Penerangan Korem 143 Haluoleo Kendari, Lettu Inf Rusmin, menjelaskan terkait hal itu dalam keterangannya pada Jumat (22/3).
Rusmin mengatakan, Laode Rifat diamankan karena memasuki area ring tiga dan hendak berdemonstrasi di depan Hotel Claro Kendari, tempat Wapres menginap.
Tindakan aparat pengamanan itu, kata Rusmin, berawal adanya aksi tiga orang yang tergabung dalam Aliansi Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan Nasional dipimpin oleh Rimon Fatrah alias Laode Rifat yang terlibat melakukan aksi unjuk rasa sambil teriak-teriak dengan menggunakan pengeras suara depan di Hotel Claro.
"Itu Area Ring III. Mereka demo pengaduan tindak pidana korupsi pembangunan tugu Pahlawan Nasional Sultan Himayatuddin Muhamad Said Kota Kendari," jelas Rusmin.
Tim pengamanan ring dua dan ring tiga, kata Rusmin, langsung bertindak dengan memberikan teguran atau peringatan hingga tiga kali kepada Rimon Fatrah alias Laode laode Rifat dan rekan rekannya agar menghentikan riak-riak kecil.
Tindakan itu dilakukan agar tidak sampai menjadi gelombang yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas dan mengganggu kunjungan kerja Wakil Presiden RI di Kota Kendari.
Namun, kata Rusmin, Rimon Fatrah alias Laode laode Rifat dan rekan-rekannya tidak mengindahkan teguran tersebut dan tetap melakukan orasinya.
Menurut keterangan para tim pengamanan aksi, tambah Rusmin, Laode Rifat sempat diredam namun justru memanggil rekannya yang berjumlah sepuluh orang untuk kembali ke depan Hotel Claro Kota Kendari untuk melakukan aksi selanjutnya.
Namun, aksi tersebut berhasil digagalkan oleh tim pengamanan di ring dua dan ring tiga di depan Hotel Claro.
"Dalam aksi tersebut Rimon Fatrah alias Laode Rifat dan rekan rekannya berhasil diamankan oleh tim pengamanan ring dua dan ring tiga dengan alat pendukung aksi satu buah pengeras suara atau megaphone, selanjutnya Rimon Fatrah alias Laode Rifat diserahkan ke pihak Polsek Mandonga," jelas Rusmin.
Rusmin menegaskan bahwa tindakan tim pengamanan itu telah sesuai dengan prosedur ketetapan atau Protap dalam pengamanan tamu Very Very Important Person (VVIP).
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaDiduga Terjatuh dari Perahu, Seorang Nelayan di Moramo Hilang di Laut
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







