KPU Kota Kendari Ajak Siswa Jadi Pemilih Cerdas di Pemilu 2024


Kendari - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari melaksanakan sosialisasi tentang Pemilu dan Pilkada Serentak tahun 2024 di SMK Negeri 3 Kendari pada Selasa (15/11).
Sosialisasi diikuti ratusan siswa-siswi di sekolah itu bertepatan dengan pelaksanaan apel pagi.
Sosialisasi dibuka Ketua KPU Kota Kendari, Jumwal Shaleh, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Koordinator Divisi Parmas Sosdiklih, Asril, dan Koordinator Divisi Rendatin, La Ndolili.
Ketua KPU Kota Kendari, Jumwal Shaleh menuturkan para siswa sebagai pemilih pemula penting mengetahui tentang pelaksanaan pemilu dan pilkada, karena potensi mereka pada Pemilu 2024 sangat banyak.
"Jumlah pemilih muda termasuk siswa di dalamnya pada Pemilu 2024 mendatang jumlahnya terus meningkat bahkan bisa mencapai 45 hingga 60 persen. Jadi suara kalian sangat menentukan nasib bangsa ini, olehnya itu mari gunakan hak pilihnya dengan baik dan benar," kata Jumwal Shaleh.
Koordinator Divisi Parmas Sosdiklih, Asril menyosialisasikan tentang hari H Pemilu dan Pilkada Serentak 2024, jenis-jenis suara yang akan dicoblos, dan ajakan agar menolak money politik.
Asril menjelaskan bahwa hari H untuk Pemilu yakni 14 Februari dan untuk Pilkada yakni pada 27 November 2022.
"Untuk pertama kali bangsa Indonesia menyelenggarakan Pemilu dan Pilkada di tahun yang sama walaupun berbeda bulan," kata Asril.
Asril menjelaskan, bahwa dalam Pemilu 2024 ada lima jenis surat suara yang dipilih, meliputi surat suara presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kota Kendari.
Sedangkan pada Pilkada surat suara yang didapatkan pemilih adalah surat suara untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur dan walikota dan wakil walikota.
Pada kesempatan itu, Asril mengajak para siswa agar menjadi pemilih yang cerdas, yakni menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nuraninya bukan karena money politic atau dimobilisasi oleh calon tertentu.
Sementara itu Koordinator Divisi Rendatin, La Ndolili menyampaikan materi tentang syarat menjadi pemilih, bahwa untuk dapat menggunakan hak pilihnya, seorang warga negara harus telah berumur 17 tahun pada hari H pemilu/pemilihan, dan juga sudah atau pernah kawin.
"Para siswa sekalian yang kelahiran 14 Februari 2007 sudah dapat menggunakan hak pilihnya. Sekarang ini memang masih berusia 15 tahun, tapi pada hari H pemilu nanti sudah akan berusia 17 tahun. Sehingga kami mendorong Disduk Capil agar melakukan perekaman nantinya," kata La Ndolili.
La Ndolili mengajak para siswa bisa aktif mendaftar sebagai pemilih baik secara online melalui aplikasi cek DPT online atau melalui badan ad hoc yang akan dibentuk KPU Kota Kendari.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaKapolda Sultra Resmikan Gedung Baru Mapolres Konawe Utara
Baca Juga
Di Tengah Polemik, ASR Tak Sebut Nama Ridwan Bae dalam Sambutan Pelantikan Golkar Sultra
Kolaka – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR), tidak menyebut nama anggota DPR RI dari Partai Golkar, Ridwan Bae, dalam sambutannya pada pelantikan pengurus DPD Partai Golkar…
DPD I dan II Golkar se-Sultra Resmi Dilantik Serentak, Target 'Kuasai' DPRD di Pemilu 2029
Kolaka - Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama ketua dan pengurus DPD II kabupaten/kota se-Sultra resmi dikukuhkan di Alun-alun 19 November…
Target Tambah Kursi pada 2029, Sarmuji Ingatkan Golkar Sultra Jangan Sekadar Janji
Kolaka – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mengingatkan pengurus DPD Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) agar tidak sekadar menyusun program dan mengumbar janji…
Sarmuji Minta Golkar Sultra Dekati Generasi Z dan Kuasai Ruang Digital
Kolaka – Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, meminta pengurus DPD Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) memperkuat pendekatan kepada generasi muda, khususnya Generasi Z. Menurutnya, kekuatan tokoh…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…
Purnama Saboli Unggul Tanpa Lawan di Musda Golkar Konawe, Ini Target Politiknya
Konawe – Purnama Saboli resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Konawe periode 2026-2031. Penetapan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Daerah…







