LPKA Kelas II Kendari Gelar Tes Urine, Fokus Anak Binaan Kasus Narkoba dan Pegawai


Kendari - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Kendari menggelar tes urine terhadap warga binaan dan seluruh pegawainya, Kamis (10/7).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan lingkungan pemasyarakatan benar-benar bersih dari narkotika, sesuai instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Plt. Kepala LPKA Kelas II Kendari, Mustar Taro, menegaskan bahwa tes urine menyasar dua kelompok: 12 anak binaan yang tersangkut kasus narkoba serta seluruh petugas LPKA tanpa terkecuali.
“Agenda ini, selain berdasarkan instruksi pimpinan, juga merupakan agenda rutin. Bisa sebulan sekali atau tiga bulan sekali. Tujuannya memitigasi potensi penyalahgunaan narkoba, baik oleh anak binaan maupun pegawai,” ujarnya.
Untuk menjamin objektivitas, LPKA bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sultra sebagai pengawas teknis.
Alat tes disiapkan oleh pihak LPKA, sementara proses pelaksanaannya diawasi langsung oleh petugas BNN.
“SOP-nya jelas, kami diwajibkan melibatkan BNN dalam kegiatan ini agar hasilnya akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Mustar.
Mustar menyatakan, bila hasil tes menemukan adanya indikasi positif narkotika, maka tindakan tegas akan diambil sesuai instruksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
“Kalau ditemukan ada yang positif, akan dimintai pertanggungjawaban. Sanksi disiplin akan diberikan berdasarkan tingkat pelanggarannya,” tegasnya.
Selain upaya deteksi dini, LPKA Kendari juga terus menggencarkan edukasi bahaya narkoba.
“Untuk petugas, setiap apel dan pengarahan selalu kami selipkan pesan bahaya narkoba. Sementara untuk anak binaan, kegiatan rehabilitasi sudah mulai berjalan sejak 1 Juli 2025,” pungkas Mustar.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya serius LPKA Kelas II Kendari dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, aman, dan terbebas dari pengaruh narkotika.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaPT Tristaco Bantah Lakukan Pertambangan Ilegal di Konawe Utara
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







