Mau Jadi Petugas Haji 2027? Pendaftaran Dibuka hingga 31 Agustus, Seleksi Gratis

Sultranesia
2 Min Baca
Mau Jadi Petugas Haji 2027? Pendaftaran Dibuka hingga 31 Agustus, Seleksi Gratis
Ilustrasi petugas haji. Foto: Dok. Istimewa.

Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia membuka seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah atau 2027 Masehi.

Pengumuman seleksi telah disampaikan pada Minggu (23/8/2026). Sementara pendaftaran dibuka mulai 25 Agustus 2026 pukul 13.00 WIB hingga 31 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, mengatakan seleksi tersebut dilakukan secara transparan dan akuntabel untuk menjaring petugas haji yang profesional, kompeten, berintegritas, serta memiliki komitmen kuat dalam melayani jemaah.

“Petugas haji bukan sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi menjadi wajah pelayanan negara kepada jemaah. Karena itu, integritas, kompetensi, dan komitmen melayani menjadi hal utama dalam seleksi ini,” ujar Puji dalam keterangannya, Minggu (23/8/2026).

Untuk PPIH Kloter, formasi yang dibuka yakni Pelaksana Bimbingan Ibadah Kloter. Sementara formasi PPIH Arab Saudi mencakup pelayanan akomodasi, konsumsi, transportasi, bimbingan ibadah, Media Center Haji, hingga layanan bagi jemaah lansia dan penyandang disabilitas.

Calon peserta wajib memenuhi sejumlah persyaratan umum, di antaranya berstatus Warga Negara Indonesia, beragama Islam, sehat jasmani dan rohani, memiliki integritas dan rekam jejak yang baik, serta tidak sedang menjalani proses hukum pidana.

Peserta juga diwajibkan memiliki identitas kependudukan yang sah, kepesertaan aktif BPJS Kesehatan, serta kemampuan mengoperasikan komputer atau perangkat digital.

Selain persyaratan umum, sejumlah formasi memiliki ketentuan khusus. Di antaranya batas usia, pengalaman atau sertifikat pembimbing ibadah, sertifikat kompetensi wartawan untuk formasi Media Center Haji, hingga pengalaman dalam penanganan jemaah lansia dan penyandang disabilitas.

Seleksi akan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari verifikasi dokumen, Computer Assisted Test (CAT), Medical Check Up (MCU), hingga pendidikan dan pelatihan bagi peserta yang dinyatakan lolos.

Pelaksanaan CAT dijadwalkan berlangsung pada 5 September 2026.

Puji menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan tanpa pungutan biaya. Peserta juga diingatkan untuk tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan.

“Tidak ada biaya dalam proses seleksi ini. Jangan percaya kepada siapa pun yang menjanjikan kelulusan. Seleksi harus berjalan bersih, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman [petugas.haji.go.id](https://petugas.haji.go.id?utm_source=chatgpt.com).

Calon peserta diminta membaca seluruh persyaratan dan memastikan dokumen yang diunggah telah sesuai sebelum melakukan pendaftaran.


Editor: Redaksi

Berita BerikutnyaPulihkan Lahan Kritis Sambil Buka Peluang Cuan, Jaelani Bagikan Bibit Produktif di Kolaka
Bagikan:

Baca Juga