Menaker RI Terima Bantuan Alat Berat dari PT VDNI dan OSS di Konawe


Konawe - Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah mengunjungi Kawasan Industri Morosi pada Rabu (15/2).
Kedatangan Ida ini dalam rangka menerima alat berat bantuan dari PT VDNI dan PT OSS untuk Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Sulawesi Tenggara.
"Tadi disaksikan oleh saya dan Pak Gubernur, PT VDNI dan OSS menyerahkan alat-alat berat kepada Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kendari," ujar Ida.
Menurut Ida, hal ini sebenarnya disampaikan oleh VDNI sudah setahun lalu tetapi Kemenaker RI menunggu kesiapan lahannya.
"Pak Gubernur yang menyiapkan lahannya persis di samping BPVP Kendari. Setelah semuanya tanahnya siap, peralatan ini semuanya akan di bawa ke BPVP Sultra," imbuhnya.
Menurut Ida, kompetensi penggunaan alat-alat berat ini sangat dibutuhkan karena di Sultra banyak sekali perusahaan pertambangan yang membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi menghandel alat berat ini.
Head of Human Resources Main Office PT VDNIP Arys Nirwana mengatakan, alat berat yang diserahkan pihaknya hari ini berjumlah tujuh unit.
"Alhamdulillah hari ini kami telah selesai memberikan bantuan kepada BPVP Sultra yaitu berupa tujuh unit alat berat. Troller crane, excavator, mobile crane, dump truck, loader, forklift, dan satu unit mesin dump truck yang akan digunakan sebagai pelatihan mekanik," ujar Arys.
Ia menjelaskan, hal ini sebagai wujud komitmen tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat Sultra agar BPVP Sultra lebih banyak memberikan pelatihan kepada masyarakat.
"Kami harapkan sinergi dengan BPVP ini memberikan dampak luas kepada masyarakat Sultra. Kami hadir sebagai bagian dari masyarakat Sultra dan berharap kehadiran kami dapat didukung dan diterima oleh masyarakat," timpalnya.
Sementara itu, Gubernur Sultra Ali Mazi memuji langkah VDNI dan OSS yang memberikan bantuan alat berat kepada BPVP Sultra.
Menurutnya, VDNI dan OSS telah menciptakan lapangan kerja dimana saat ini telah mempekerjakan tenaga kerja lokal 24.544 orang dan hal ini sangatlah luar biasa.
"Dengan kehadiran dua perusahaan besar ini di Sultra, masyarakat setidak-tidaknya, telah menekan angka pengangguran bahkan kemiskinan. Tentu kami selalu berharap VDNI dan OSS selalu maju berjaya sehingga tenaga kerja kita dapat terampil dan bekerja lebih baik sesuai porsinya masing-masing," ucap Ali Mazi.
Editor: Agil
Berita BerikutnyaODGJ Mengamuk Bacok Tiga Warga di Konawe
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







