Mengaku Anggota TNI, Seorang Pria Hajar 5 Pemuda di Konawe Pakai Selang


Konawe - Insiden penganiayaan mengejutkan terjadi di Desa Baini, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, pada Kamis (3/4) sekitar pukul 18.50 WITA. Seorang pria tak dikenal yang mengaku sebagai anggota TNI-AD dari Papua, melakukan aksi kekerasan terhadap lima pemuda setempat dengan menggunakan potongan selang.
Pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vilano berwarna pink, tiba-tiba menghampiri sekelompok pemuda yang tengah berkumpul. Tanpa penjelasan, ia langsung memukul para korban dengan potongan selang yang dibawanya.
Lima pemuda yang menjadi korban adalah Rafli (21), mahasiswa, dipukul di bagian belakang; Omat (23), swasta, ditendang di perut dan dipukul di bagian belakang; Anggi (18), pelajar SMAN Sampara, dipukul di bagian belakang; Radit (17), pelajar SMAN 1 Sampara, dipukul di tangan kiri; serta Efan (19), pelajar SMAN 1 Sampara, dipukul di tangan kiri saat menangkis pukulan.
Kapolsek Sampara, IPDA Kasibun, mengungkapkan bahwa insiden ini diduga berawal dari perselisihan antara para korban dengan sekelompok pemuda dari Desa Tawarolondo, Kecamatan Wonggeduku, saat perjalanan pulang dari Pantai Taipa, Kabupaten Konawe Utara.
“Perselisihan tersebut diduga menjadi pemicu kemarahan pelaku,” ungkap IPDA Kasibun, Jumat (4/4).
Pelaku menuduh para korban telah memukul adiknya. Tanpa mengindahkan penjelasan dari para pemuda, ia langsung melancarkan serangan fisik.
“Setelah melakukan aksinya, pelaku melarikan diri ke arah Desa Pohara. Para pemuda Desa Baini sempat melakukan pengejaran, namun tidak berhasil menemukan pelaku,” jelasnya.
Merespons kejadian tersebut, Kapolsek Sampara bersama personel Polsek, Koramil 1417-07 Sampara, dan Pemerintah Desa Andadowi langsung turun tangan untuk mengantisipasi potensi konflik susulan. Rombongan pemuda asal Desa Tawarolondo dikawal ketat dalam perjalanan pulang guna mencegah gesekan lebih lanjut.
Kapolsek juga memberikan arahan kepada Kepala Desa Baini dan Kepala Desa Tawarolondo agar membangun komunikasi yang baik dalam menangani situasi ini. Ia mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sampara bersama anggota telah memeriksa para korban untuk kepentingan penyelidikan. Pihak keluarga korban menyatakan akan melaporkan insiden ini ke Polisi Militer (POM) Kendari.
Hingga berita ini diturunkan, identitas pelaku masih dalam penyelidikan dan status keanggotaannya di institusi TNI belum dapat dipastikan. Polisi mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak bertindak di luar hukum.
Laporan: Redaksi
Berita BerikutnyaLahan Digusur Saat Lebaran, Warga Rakawuta Hadang Alat Berat PT Merbau
Baca Juga
4,7 Kilogram Sabu Masuk Kendari dari Medan, Dua Orang Ditangkap
Kendari – Polresta Kendari mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 4,7 kilogram yang diduga berasal dari jaringan Medan, Sumatera Utara. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua tersangka…
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut…
Lapor Sejak 2024, Kasus Pembakaran Sarang Walet Rp200 Juta di Kendari Tak Kunjung Jelas
Kendari – Penanganan laporan dugaan pembakaran sarang burung walet milik Tasmin di Kota Kendari dipertanyakan. Hampir dua tahun sejak dilaporkan ke Polsek Poasia, perkara yang ditaksir menyebabkan kerugian…
Polisi Tangkap Pria di Kendari, Sembunyikan Hampir 1 Kg Sabu dalam Tas Hello Kitty
Kendari – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Seorang pria berinisial TS (32) ditangkap dengan barang bukti 20 paket…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…
108 Gram Sabu Disita Polres Kolaka, Sejumlah Tersangka Ternyata Residivis
Kolaka – Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyita 108 gram narkotika jenis sabu dari pengungkapan enam perkara tindak pidana narkotika pada Oktober 2026. Dalam kasus tersebut, sejumlah tersangka yang…







