Pemkab Konawe Serahkan 10 Hektare Lahan, Rutan Unaaha Siap Garap untuk Ketahanan Pangan

Sultranesia
1 Min Baca
Pemkab Konawe Serahkan 10 Hektare Lahan, Rutan Unaaha Siap Garap untuk Ketahanan Pangan
Kepala Kanwil Ditjenpas Sultra, Sulardi, bersama Bupati Konawe, Yusran Akbar, Kepala Rutan Unaaha, Hery Kusbandono, jajaran Pemkab Konawe, serta pejabat pemasyarakatan berpose bersama usai penyerahan lahan 10 hektare untuk program ketahanan pangan, di Ged

Konawe - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe resmi menyerahkan lahan seluas 10 hektare kepada Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tenggara.

Lahan tersebut akan dikelola Rumah Tahanan Negara (Rutan) Unaaha bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam rangka mendukung program ketahanan pangan.

Kepala Kanwil Ditjenpas Sultra, Sulardi, menegaskan penyerahan lahan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bukti sinergi nyata antara Pemasyarakatan dan pemerintah daerah.

“Lahan ini bukan hanya berfungsi sebagai media ketahanan pangan, tetapi juga sebagai wahana pembinaan, sehingga Warga Binaan memperoleh keterampilan bermanfaat ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya saat bertemu Bupati Konawe, Yusran Akbar, di Gedung Bappeda Konawe, Kamis (25/9).

Lahan yang sebelumnya berstatus tidur ini akan diubah menjadi sentra pertanian produktif yang melibatkan langsung para WBP.

Bupati Konawe, Yusran Akbar, menyebut langkah tersebut sejalan dengan kebijakan daerah untuk mengoptimalkan sektor pertanian dan memberdayakan lahan tidak terpakai.

“Pemanfaatan lahan ini diharapkan mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi daerah dan masyarakat,” ungkapnya.

Kepala Rutan Unaaha, Hery Kusbandono, memastikan pihaknya telah menyiapkan langkah teknis untuk menggarap lahan tersebut.

“Kami siap menindaklanjuti arahan ini. Warga Binaan akan dilibatkan langsung dalam pengolahan lahan mulai dari tahap pembukaan, penanaman hingga perawatan. Dengan begitu, mereka bukan hanya beraktivitas produktif, tetapi juga memperoleh keterampilan nyata di bidang pertanian,” terangnya.

Hasil panen nantinya diprioritaskan untuk kebutuhan internal Pemasyarakatan, sementara sebagian lainnya akan disalurkan kepada masyarakat sekitar melalui program ketahanan pangan daerah.

Adapun detail teknis seperti jenis komoditas yang ditanam, pola perawatan, hingga mekanisme distribusi akan dibahas lebih lanjut oleh Pemkab Konawe bersama Kanwil Ditjenpas dan Rutan Unaaha.


Editor: Redaksi

Berita BerikutnyaDirektur PT Ambo M Fajar Ditetapkan jadi Tersangka KDRT
Bagikan:

Baca Juga